February 25, 2008
Lutut Nyeri Akibat Osteoartritis
Tanya:
Dokter, saya seorang ibu rumah tangga berusia 60 tahun. Saat ini saya mempunyai masalah dengan lutut saya. Kedua lutut saya terasa nyeri dan suka berbunyi, terutama kalau banyak berjalan. Kedua lutut saya juga tampak melengkung keluar. Saya juga tidak dapat menekuk lutut saya, sehingga terasa sangat sulit dan menderita sekali jika hendak bersujud atau naik turun tangga.
Lutut saya telah diroentgen, dikatakan dokter bahwa kedua lutut saya terjadi perkapuran dan celah sendi lutut menyempit. Karena sakit yang saya derita itu membuat saya menemui banyak hambatan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Mohon petunjuk dan nasehat dokter untuk penyakit saya ini. Perlu juga dokter ketahui bahwa saya mempunyai berat badan yang berlebih alias gemuk. Terima kasih atas penjelasan dokter.
Ny. B, Pontianak
Jawab:
Yth. Ibu B di Pontianak. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih untuk surat ibu. Dilihat dari segi usia ibu, hasil roentgen lutut dan riwayat penyakit yang telah ibu sampaikan, kemungkinan besar ibu menderita penyakit Osteoartritis Lutut (OA Lutut), tapi untuk memastikannya sebaiknya ibu memeriksakan diri ke dokter terdekat.
OA Lutut paling sering ditemukan pada penderita berusia lanjut karena merupakan suatu penyakit degenerasi. Sejalan dengan bertambahnya usia seseorang maka struktur dan jaringan tubuh juga akan semakin berkurang fungsi, elastisitas dan daya tahan dari jaringan tersebut. Yang pada akhirnya jaringan tersebut akan menjadi aus dan rusak, demikian juga yang terjadi pada sendi lutut ini.
OA Lutut sering terjadi karena lutut merupakan sendi yang paling banyak dipakai saat kita bergerak. Faktor yang yang turut berpengaruh adalah kegemukkan, karena dengan semakin gemuk seseorang maka beban tumpuan pada kedua lutut juga semakin besar. Disamping itu juga faktor nutrisi, pola makan dan pola hidup juga sangat berpengaruh terhadap terjadinya kasus OA Lutut.
Gejala-gejala:
Keluhan yang sering menyertai adalah:
- Nyeri lutut.
- Kaku sendi.
- Bengkak sendi.
- Sendi berbunyi saat digerakkan.
- Sendi terasa goyah atau tidak stabil.
- Bentuk lutut yang melengkung keluar. Hal ini lebih banyak terjadi bagi mereka yang gemuk.
- Jika kasusnya berlanjut menahun dapat terjadi pengecilan daripada otot-otot tungkai bawah sehingga timbul kelemahan tungkai bawah.
Penatalaksanaan:
1. Obat-obatan: obat yang diminum, dioleskan ataupun disuntikkan langsung ke lutut.
2. Rehabilitasi Medik:
Tujuan terapi Rehabilitasi Medik adalah:
- Mengurangi/ menghilangkan rasa sakit.
- Memperbaiki fungsi lutut.
- Mengembangkan strategi menghadapi nyeri.
- Mencegah terulangnya kembali rasa nyeri dengan mengubah gaya hidup.
- Mencegah agar penyakit tidak bertambah parah.
Program Rehabilitasi Medik:
1. Terapi fisik: terapi panas, terapi dingin, elektroterapi, exercise seperti latihan aerobic endurance, latihan relaksasi, dll.
2. Okupasi terapi: memberikan petunjuk dan latihan-latihan yang disesuaikan dengan kondisi sakit pasien, sehingga dapat tetap melakukan aktifitas kegiatan sehari-hari.
3. Ortotik prostetik: memberikan dynamic-splint sebagai alat protektif lutut juga sebagai alat Bantu jalan.
4. Edukasi:
- Mengubah gaya hidup yang menyebabkan kerusakkan lebih parah pada sendi lutut, seperti: hindari sering naik turun tangga, jongkok, melompat, dsb.
- Hindari kegemukkan dengan dengan diet yang sehat dan berimbang.
- Istirahat cukup dan olahraga teratur. Olahraga yang disarankan bersepeda atau berenang.
- Biasakan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci atau memasak dengan duduk.
- Pergunakan selalu kloset duduk, hindari kloset jongkok.
- Hindari berjalan atau berdiri dalam jangka waktu yang lama.
Demikian yang dapat kami sampaikan tentang nyeri lutut akibat Osteoartritis Lutut (OA Lutut) dan program Rehabilitasi Medik yang dapat dilakukan. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekali. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi kami.
Team Pengasuh
Sumber : Pontianak Post Online
Tags: Nyeri Lutut, Pontianak Post Online, Team Pengasuh







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.