Amazon.com Widgets

January 12, 2008

Kehamilan dan Orgasme

Masalah :

Dokter Ryan yang ganteng dan pintar, saya dan suami telah menikah 7 bulan lamanya.  Padahal teman saya baru menikah 1 bulan sudah telat mens. Jujur saja dok, selama berhubungan seks dengan suami  saya jarang sekali orgasme. Mungkin ini yang menyebabkan saya  belum hamil juga.

Rahmi – Cipinang, Jakarta Timur

 
Jawaban :

Agar kehamilan terjadi, istri tidak harus mencapai orgasme. Memang pernah ada pendapat yang menyatakan bahwa gerakan otot sekitar vagina dan rahim pada saat orgasme dapat membantu menarik sel-sel spermatozoa ke dalam rahim. Dengan demikian mempermudah pertemuan antara sel spermatozoa dan sel telur.

Tetapi pendapat ini tidak benar karena terbukti kehamilan tetap terjadi pada wanita yang tidak pernah mencapai orgasme. Apalagi kalau dikaitkan dengan kenyataan banyak wanita yang tidak pernah mencapai orgasme sementara hanya sebagian kecil istri yang tidak dapat hamil karena sebab tertentu, baik pada dirinya maupun suaminya.

Banyak pendapat salah beredar di masyarakat yang menganggap wanita mengeluarkan sel telur ketika mencapai orgasme. Dengan demikian wanita harus mencapai orgasme agar dapat terjadi kehamilan. Anggapan yang salah ini agaknya didasarkan pada kenyataan bahwa pria mengeluarkan sel spermatozoa ketika mencapai orgasme. Wanita sama sekali tidak mengeluarkan sel telur pada saat orgasme. Sel telur dikeluarkan pada saat tertentu, hanya sekali sebulan dalam satu siklus menstruasi, yaitu pada saat subur.

Wanita mempunyai suatu periode yang dikenal dengan sebutan saat atau masa subur. Masa subur ialah masa hidup sel telur sejak dikeluarkan dari indung telur dan selama bertahan hidup di dalam rahim. Sel telur dikeluarkan dari indung telur pada 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang. Setelah dikeluarkan, sel telur masuk ke dalam rahim melalui saluran telur. Di dalam rahim, sel telur mampu hidup selama 48 jam. Masa sejak sel telur dikeluarkan dan hidup di dalam rahim itulah yang disebut masa subur.

Pria tidak mengenal masa subur tertentu seperti pada wanita. Setiap kali melakukan hubungan seksual dan mengalami ejakulasi, pria mampu menghamili bila wanita pasangannya sedang berada pada masa subur. Di luar masa subur, hubungan seksual tidak mungkin menimbulkan kehamilan.

Ada beberapa cara untuk mengetahui kesuburan wanita, mulai dari yang sederhana sampai yang canggih.

Pertama, dengan memperhatikan keluarnya lendir mulut rahim yang dapat diraba dengan jari. Pada saat subur keluarlah cairan bening seperti putih telur sehingga kelamin terkesan basah. Banyak wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Diluar saat subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih kental sehingga kelamin terkesan kering.

Kedua, dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun tidur selama beberapa bulan siklus menstruasi. Kemudian dibuat grafik yang menghubungkan setiap angka yang menunjukkan suhu tubuh. Dengan melihat perubahan grafik suhu tubuh, dapat ditentukan ada tidaknya saat subur. Pada saat subur akan tampak penurunan suhu tubuh di bawah normal yang segera diikuti dengan kenaikan di atas normal.

Ketiga, dengan memeriksa lendir rahim di bawah mikroskop. Pada saat subur akan tampak bentukan seperti daun pakis yang sempurna. Keempat, dengan pemeriksaan USG melalui vagina. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina dapat dilihat dengan jelas sel telur yang sudah dilepaskan dari indung telur.

dr. Ryan Thamrin   

Sumber : Wanita Indonesia

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/seks/kehamilan-dan-orgasme-255/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.