Amazon.com Widgets

March 23, 2008

Tumor Dalam Rahim

Masalah :

Dokter, saya berusia 40 tahun. Beberapa waktu lalu saya diperiksa ke dokter kandungan untuk keluhan keputihan yang agak banyak. Ternyata di rahim saya ada tumor. Namun, kata dokter itu tumor jinak.

Apakah tumor yang ada di rahim harus selalu diangkat Dok? Kenapa tumor itu muncul? Apakah pengaruh makanan atau ada penyebab lainnya? Saya mohon penjelasan Dokter. Terima kasih.

Ny. Alia di Bandung

 

Jawaban :

Ibu Alia yang terhormat.

Biasanya yang tumor jinak rahim dimaksud oleh seorang dokter adalah mioma (leiomyoma/fibroid) yaitu nodul atau benjolan padat yang terdiri dari jaringan ikat. Tumbuhnya dapat ke dalam rongga rahim (mioma submukosa), di dalam otot rahim (mioma intramural) dan di bagian luar rahim (mioma subserosa) atau bertangkai (pedunculated myoma). Ukurannya dapat sangat kecil dalam ukuran milimeter sampai diameter 20–30 sentimeter.

Tumor ini biasanya jinak, umumnya terjadi pada wanita usia 30–40 tahun. Biasanya tumbuh lambat, dapat tunggal (soliter) atau banyak (multiple) dan seringnya tidak bergejala.

Mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim dan ukurannya besar dapat menyebabkan gangguan haid, haid menjadi lebih banyak, lebih lama, dan lebih nyeri. Tumor yang besar dapat diraba dari dinding perut. Mioma terbesar yang pernah dilaporkan, beratnya sampai 40 kg.

Penyebab tumor tidak diketahui pasti, diduga ada hubungannya dengan hormon estrogen, karena tidak pernah ditemukan pada wanita yang belum haid. Tumor membesar dengan pengaruh estrogen dan mengecil saat menopause (estrogen berkurang). Pada umumnya tidak berhubungan dengan makanan.

Keberadaan tumor sering diketahui secara tidak sengaja, yakni ketika wanita memeriksakan diri pada seorang ginekolog untuk keluhan ganngguan haid, keputihan, atau pemeriksaan rutin, dan diketahui saat dilakukan pemeriksaan ginekologis atau sonografi (USG).

Penanganannya bergantung dari besarnya tumor dan gejala yang ditimbulkannya. Tumor ukuran kecil pada wanita yang telah cukup anak dan tidak mengganggu kualitas hidup dapat dibiarkan sampai saat menopause, karena diharapkan mengecil. Tumor yang mengganggu kualitas hidup, bergejala seperti nyeri atau haid banyak dan lama, ukurannya besar, sebaiknya dilakukan operasi pengangkatan mioma (miomektomi) atau kadang-kadang diperlukan pengangkatan seluruh rahim (histerektomi).

Dr.dr. Sofie Rifayani Krisnadi, Sp.O.G.

 

 

Sumber : Pikiran Rakyat Online

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/reproduksi/tumor-dalam-rahim-374/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.