March 23, 2008
Obat Warung untuk Rematik
Masalah :
Dokter Ryan yang baik, usia saya baru 35 tahun namun terkena rematik. Selama ini, saya agak malas ke dokter. Jika terserang rematik, saya memilih obat yang dijual bebas. Selama ini, rematik saya bisa disembuhkan dengan obat itu. Namun, ada teman yang menasehati, agar saya tak sembarangan makan obat.
Liliana – Sunter
Jawaban :
Liliana di Sunter, saya punya beberapa tip untuk Anda:
1. Jangan Sembarangan Minum Obat
Sering kali penderita menganggap sepele rematik. Sehingga membeli obat di pasaran. Terlalu sering mengkonsumsi obat akan berbahaya, resiko menderita ginjal dan lambung. Segeralah konsultasi ke dokter, sehingga penyebab rematik ini bisa diatasi.
2. Istirahat
Ketika persendian dan otot nyeri dan meradang, sebaiknya penderita istirahat. Agar sendi tak terbebani. Jika lutut yang sakit, jangan jalan-jalan.
3. Disiplin minum obat
Sering kali pasien malas untuk minum obat.
4. Terapi Pijat yang Tepat.
Massage membuat tubuh lebih bugar, aliran darah kembali lancar.
5. Terapi Air Panas
Mengompres bagian tubuh yang sakit, membuat otot bisa bergerak kembali.
6. Terapi Berjalan Tanpa Beban
Tubuh yang berat membuat penderita merasakan nyeri, karena tertumpu di bagian kaki. Terapi berjalan tampa beban membuat pasien bisa menggerakkan otot kaki tanpa rasa nyeri.
7. Mengkonsumsi Asam Lemak Omega-3
Ancaman rematik dapat diminalkan dengan banyak mengkonsumsi kacang-kacangan dan minyak ikan yang mengandung omega-3, juga berkhasiat menyehatkan jantung ini. Omega-3 ini mampu menetralkan kelebihan zat lemak si penyebab radang sendi. Kelenturan sendi pun terjaga.
Omega-3 juga baik dikonsumsi mereka yang terlanjur rematik. Fungsinya mencegah pembengkakan sendi dan menahan pengikisan lapisan tulang rawan. Karena juga bermanfaat mengurangi rasa sakit serta turut memperbaiki kesehatan sendi, omega-3 turut membantu mengurangi ketergantungan penerta pada obat-obatan pain killer.
1 Dari 3 Wanita, Sakit Sendi
Survei yang dilakukan Arthritis Research Campaign di Tameside, Cheshire, Amerika Serikat. Menyebutkan satu dari tiga wanita berusia 16 hingga 44 bermasalah dengan sakit sendi.
Menurut para ahli penyebabnya gaya hidup modern: mengkonsumsi junkfood, sepatu hak tinggi, terlalu lama di depan komputer, dan lain-lain.
Komputer
Repititive Strain Injury (RSI) lapisan sekitar sendi mengalami pelemahan akibat aksi berulang-ulang seperti mengetik.
Penelitian ARC’s Epidemiology Unit di Universitas Manchester gerakan mengetik berulang-ulang ini membuat sakit lengan bawah, dan melemahkan jaringan sekitar sendi pergelangan tangan dan dalam jari.
Layar Kaca
Layar kaca selalu jadi pilihan utama bagi kita. Di televisi di bisa nonton film, game, dan lain-lain. Di monitor komputer, kita bisa game dan surfing internet. Ini semua membat sendi melemah dan menipis.
Sepatu Hak Tinggi
Resiko arthritis di lutut, bisa diakibatkan karena kita memakai sepatu berhak tinggi. Penelitian baru-baru ini menyebutkan 3 dari 4 wanita bermasalah dengan kaki ketika mereka pensiun. Penyebabnya sepatu berhak tinggi.
Sepatu berhak tinggi mengakibatkan luka tendon serius-tendon yang menghubungkan tulang tumit ke otot betis. Sepatu berhak setinggi 3 inch d merusak tendon akibat tumpuan berat tambahan.
Berat Badan
Berat badan yang berlebihan membuat kaki kita terbebani. Ini memungkinkan kita mengalami peradangan di sendi.
Bila si berat badan berlebihan ini memakai hak sepatu tinggi, tentu tumpuan beban di kaki itu semakin berat. Akibatnya memberikan tekanan lebih pada paha dan lutut.Ini membuat otot di sekitar itu melemah.
dr. Ryan Thamrin
Sumber : Wanita Indonesia
Tags: Dr. Ryan Thamrin, Obat Warung, wanita indonesia







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.