Amazon.com Widgets

September 30, 2007

Kulit Bermasalah Kulit Tak Sehat

Jerawat  Bisul

Masalah :
 
Dokter Ryan, saya punya masalah dengan kulit wajah berjerawat. Anehnya jerawat itu tak memiliki mata, mirip dengan bisul. Saya suka iseng mengeluarkan isi jerawat ini dengan jarum. Kadang  saya gunakan kuku untuk mencongkel-congkel jerawat. Terutama kalau lagi melamun, asyik sekali. 

Dok, tolong dong segera menjawab  masalah saya ini. Sebab sebentar lagi, saya diminta  jadi penerima tamu di pernikahan kakak. Terima kasih banyak dok. Semoga dokter selalu sehat.

Ajeng  - Surabaya

 

Jawaban:

Ajeng, sebaiknya kurangi kebiasaan  menusuk  dengan jarum, ataupun mencongkel-congkel jerawat dengan kuku tangan.  Tangan atau kuku  Ajeng tidak  steril. Apalagi dilakukan pada saat melamun, tentu Ajeng tak lagi memperhatikan kebersihan, yang penting asyik.

Saran saya, hentikan langkah Anda yang menusuk dengan jarum dan mencongkel dengan kuku tangan. Hal ini mengakibatkan peradangan atau infeksi.

Jerawat tak ada matanya dan mirip bisul ini disebut  comedone. Penyebabnya  proses penyumbatan saluran eksresi / area keluarnya kelenjar minyak.
Menangani jerawat Ajeng tersebut, coba biarkan hingga matang dan penuh (berwarna kuning).  Lalu keluarkan isinya dengan dipencet (tentu dengan teknik yang benar) lalu dikompres.

Gunakan obat jerawat yang mengandung benzil peroksida atau sulfur / biosulfur. Biasanya efek obat akan meluruhkan infeksi dari dalam, mengeringkan dan mengelupaskan jerawat. Pengelupasan kulit wajah, akan diganti dengan lapisan kulit yang lebih baik. Obat yang seperti ini terdapat pada produk yang mengandung asam alfa-hidroksi ataupun asam vitamin A (tretinoin).

Masalah gangguan jerawat pada wajah ini, sebaiknya konsultasikan pada dokter spesialis kulit.  Diperlukan obat  untuk pengobatan antibiotik topikal,  untuk jerawat yang diakibatkan infeksi sekunder.

Bila terjadi infeksi di area wajah  Ajeng, janganlah Anda anggap  sebagai masalah yang sepele. Karena area ini dipenuhi pembuluh darah, dan cukup dekat dengan rongga tengkorak /susunan saraf pusat dan arah balik ke jantung.

Jerawat juga bisa timbul akibat ketidakseimbangan libido.  Untuk masalah ini, timbulnya jerawat bisa dikurangi, dengan cara memperbaiki  pola    makan, dan nutrisi yang seimbang. Hindari makanan-minuman dengan kadar lemak tinggi. Perbanyak air putih, dan   makanan-minuman kaya vitamin, seperti sayur mayur dan buah-buahan.

Semoga di saat pernikahan kakak, wajah Ajeng telah bersih dari jerawat.

 

Dr. Ryan Thamrin

Sumber : Wanita Indonesia

 


Psoriais

Masalah :

 

Assalamualaikum wr wb,

Dr Zubairi Yth,

Kakak saya, wanita 45 tahun, sejak dua tahun lalu sakit psoriasis. Di kepala dan punggung timbul bercak-bercak merah, kering, kadang gatal dan nyeri. Kulitnya pun jadi seperti bersisik dan mengelupas. Ia sudah berobat ke dokter dan minum obat teratur, namun penyakitnya tidak sembuh-sembuh. Ia pun hampir putus asa memikirkan penyakitnya.
Apa sebenarnya psoriasis itu, Dok ? Apakah bisa sembuh? Menularkah? Apa yang harus kakak saya lakukan?
Mohon informasi, Dok. Terima kasih atas perhatiannya.

Rina, Jakarta

 

Jawaban :

Waalaikumussalam wr wb,

Ibu Rina yang baik,

Psoriasis memang penyakit yang 'menjengkelkan' karena hilang-timbul, bahkan terkesan tidak sembuh-sembuh. Kami ikut prihatin. Sebenarnya cukup banyak penderita psoriasis. Di Amerika Serikat, disinyalir sekitar 1-2 persen populasi mengidap psoriasis atau sekitar 5,5 juta jiwa.

Biasanya, psoriasis mulai timbul pada wanita dan pria dengan kisaran umur 15 - 35 tahun, walaupun banyak juga ditemukan pada usia yang lebih tua. Psoriasis merupakan penyakit kulit menahun yang membuat kulit meradang. Di kulit, tampak ada bercak-bercak bulat merah dengan tepi lebih terang. Bercak tersebut lebih menonjol dari kulit sekitarnya. Bercak-bercak ini sering ditemukan di siku, lutut, muka, leher, kulit kepala, telapak tangan, punggung dan kaki. Namun, bisa juga merusak kuku jari tangan dan kaki, jaringan lunak di mulut dan genitalia.

Penderita psoriasis biasanya merasa tidak nyaman, gatal, dan nyeri karena kadang kulit yang sakit seperti melepuh. Bisa juga timbul gangguan pada pergerakan sendi. Psoriasis dengan gangguan pada persendian disebut psoriasis arthritis. Tak jarang ini membuat penderita menjadi tertekan.

Apa penyebab psoriasis? Banyak penelitian mengindikasikan bahwa penyebab psoriasis adalah adanya gangguan pada sistem imunitas. Ada dua tipe sel darah putih yang berperan dalam sistem imunitas tubuh kita, yaitu sel limfosit T dan limfosit B. Pada psoriaris terjadi aktivasi limfosit T yang tidak normal di kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi meradang secara berlebihan.

Apakah menular? Psoriasis bukan penyakit menular, tidak ada bakteri, virus atau kuman yang terlibat di sini. Apakah penyakit keturunan? Juga bukan penyakit yang diturunkan. Sebagian kasus psoriasis mengikutsertakan faktor genetik. Kapan timbulnya psoriasis? Bisa kapan saja. Namun pergantian cuaca, stres, infeksi bakteri, dan kondisi kulit yang kering dapat memicu atau memperburuk psoriasis. Beberapa obat-obatan juga dapat menjadi pemicu seperti obat darah tinggi yang bekerja menghambat beta atau obat depresi. Mendiagnosis psoriasis kadang tidak mudah karena kadang tampilannya seperti penyakit kulit pada umumnya. Bila ini terjadi, maka dokter akan meminta untuk dilakukan biopsi kulit guna menegakkan diagnosis pasti.

Ada beberapa jenis psoriasis, misalnya:
* Plaque psoriasis. Ini merupakan jenis yang umum ditemui.

* Guttae psoriasis. Ini berupa lesi kecil yang banyak ditemukan di perut, dada, punggung, dan kulit kepala. Umumnya dipicu oleh infeksi bakteri, seperti infeksi Streptococcus.

* Pustular psoriasis. Psoriasis jenis ini berupa bercak disertai nanah yang tidak mengandung bakteri. Banyak dipicu oleh penggunaan obat atau bahan kimia dan stres emosional.

* Inverse psoriasis. Bercaknya lebih besar, kering, dan halus. Sering ditemukan di kulit dekat daerah genitalia, di bawah payudara, dan ketiak. Hal yang dapat menjadi pemicunya adalah alergi terhadap bahan pakaian. * Erythrodermic psoriasis. Bercak lebih merah dan biasanya lebih sakit. Sengatan sinar matahari atau pemakaian obat bisa menjadi pemicu.

Pengobatan psoriasis tergantung dari seberapa luas kelainan yang timbul, seberapa parah, jenis psoriasis, dan kemungkinan pemicu serta respons terhadap hasil terapi sebelumnya. Pengobatan yang diberikan dapat berupa pengobatan topikal yang langsung dioleskan ke kulit, pengobatan dengan sinar (phototherapy) atau pemberian obat untuk menekan sistem imun yang berlebihan (minum maupun injeksi). Bisa juga terapi yang diberikan merupakan kombinasi dari semuanya.

Tidak mudah mengobati psoriasis. Menghilang setelah beberapa saat diobati, kadang psoriasis bisa timbul lagi. Namun, kontrol teratur dan komunikasi yang baik antara dokter dan pasien diharapkan membantu ditemukannya formula terapi yang baik bagi penderita.

Hal lain yang harus dilakukan adalah meminimalkan berbagai faktor yang bisa menjadi pemicu kambuhnya psoriasis, termasuk stres psikis. Mengingat penanganan psoriasis membutuhkan waktu yang relatif panjang, maka peran keluarga amat penting untuk mendampingi dan mendukung penderita agar tidak putus asa terhadap penyakitnya, tidak bosan kontrol ke dokter dan menerima kondisinya dengan lebih legowo.
Nah Ibu Rina, demikian sekelumit tentang psoriasis. Semoga bermanfaat. Salam untuk keluarga.

Dr Zubairi

 

Sumber : Republika Online

 

 

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/kulit/kulit-bermasalah-kulit-tak-sehat-40/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.