August 28, 2007
Jantung
Penyakit Jantung
Masalah :
Jantung saya sering berdebar tidak normal, kadang-kadang berhenti. Pada saat berhenti, penglihatan menjadi kuning, kadang seolah mau pingsan. Tapi hanya dalam hitungan detik saja, jantung saya berdetak lagi dan normal kembali. Apakah itu berbahaya? Saya belum pernah cek ke dokter manapun. Saya rasa belum perlu.
Ade Rusliana
aderusliana@yahoo.co.id at eramuslim.com
Jawaban :
Salam sehat, Mba Ade Rusliana.
Semoga kita semua selalu diberikan ni'mat sehat baik jasmani ataupun rohani kita. Apa yang menjadi keluhan Mba Ade, memang terkesan agak aneh sedikit. Tapi kami mencoba menjawab, semoga jawabannya memuaskan hati Mba.
Dalam RJP, kita harus menilai keadaan seseorang dengan cepat. Caranya mudah dengan mengingat huruf ABC, yang kepanjangan dari A untuk Airway (Jalan Nafas), B untuk Breathing (pernafasan) dan C untuk Circulacion (Peredaran Darah).
Untuk mempersingkatnya, untuk menilai henti jantung langsung ke C. Bila nadi kita tidak teraba, tentunya tidak ada peredaran darah. Bila darah kita tidak beredar, tentunya tidak ada yang memompa darah ke seluruh tubuh kita.
Pembuluh darah nadi atau arteri yang harus kita rasakan dengan cepat dan tepat adalah pembuluh Arteri Carotis, yang letaknya di daerah leher. (lihat Gambar).
Bila Arteri Carotis, sudah tidak teraba, maka kita harus melakukan Pompa jantung dari luar dengan cara RJP tadi. Mungkin penjelasannya bisa Mba lihat di Mail-list kami. Eramoslem_healthylife@yahoogroups.com.
Sedangkan untuk penglihatan, bila mau pingsan biasanya berkunang-kunang. Itu menunjukkan suplai oksigen kita ke pembuluh darah otak agak kurang. Bila gejala ini terjadi alangkah baiknya, kita mengukur tekanan darah kita. Bisa dengan memeriksakan ke dokter, atau cara cepatnya dengan meraba nadi kita.
Bila pembuluh nadi atau Arteri Radialis (pergelangan kita) masih teraba, itu mengisyaratkan Tekanan Darah kita masih di atas 80 mmHg. Bila Arteri Femoralis (nadi pangkal paha) masih teraba berarti 70 mmHg, sedangkan Arteri Carotis teraba, maka Tekanan Darahnya di atas 60 mmHg. Itu hanya tips untuk mempercepat saja.
Walahua'lam bishshawab
dr. Teguh Agus Santoso
Sumber : EraMuslim
Kelainan Jantung Bawaan
Masalah :
Assalamu'alaikum… Dokter, saya gadis umur 18 tahum. Sejak kecil saya punya kelainan jantung berupa tidak tertutup dengan sempurnanya klep antar ruang jantung saya. jadi kalu didengar seperti ada angin berhembus dalam jantung saya. Apa saja kegiatan yang tidak boleh saya lakukan dengan keadaan jantung saya seperti ini dokter dan apa ada efek-efek negatif yang ditimbulkannya seperti pada orang yang sakit jantung misalnya sering pingsan bila terkejut. Terima kasih atas jawaban dokter sebelumnya wassalam
Rara
Jawaban :
Seperti yang terlihat pada gambar di samping. Jantung kita memiliki empat buah katup. Sesuai arah jam, dimulai dari serambi kanan.
Yang pertama katup Tricuspid. Letaknya di antara atrium (serambi) dan ventrikel (bilik) kanan. Bila tidak ada katup ini (maksudnya tidak ada lubang), disebut Tricuspid Atresia.
Katup yang kedua adalah katup Pulmonal. Letaknya antara pembuluh darah ke Pulmo (paru-paru) dan Ventrikel (bilik) kanan. Bila tidak ada katup ini (atresia/ maksudnya tidak ada lubangnya) sering menimbulkan lubang kecil baru antara Ventrikel (bilik) kanan dan kiri, atau yang lebih sering disebut Ventricular Septal Defect (VSD). Tapi ada juga yang tidak disertai VSD, sehingga pembentukan katup hanya menjadi lubang kecil.
Bila katup kedua ini terbuka tidak sempurna akan menimbulkan juga Pulmonary Stenosis.
Sedangkan katup yang ketiga adalah katup Mitral. Letaknya di antara atrium (serambi) dan ventrikel (bilik) kiri. Dan katup yang terakhir adalah katup Aorta, yang menghubungkan jantung dengan nadi terbesar. Kedua katup ini, jarang mendapat kelainan pada waktu lahir (kelainan bawaan). Malah sebaliknya, waktu lahir katup ini sehat, makin lama usia maka katup ini akan mendapatkan penyakit kalau tidak dirawat.
Kemungkinan besar, yang Mba Rara alami adalah VSD, karena Mba masih bisa beraktifitas seperti layaknya orang normal. Hal ini dikarenakan, kadar oksigen pada darah Mba, hampir sama dengan kadar oksigen orang normal.
Aktifitas tidak perlu berbeda dengan orang normal. Berusahalah untuk aktifitas yang aerobik, di mana oksigen banyak masuk ke dalam tubuh dan karbondioksida keluar dari tubuh.
Wallahu a'lam bishshawab.
Bila Mba ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan bergabung dengan kami di Eramoslem_healthylife@yahoogroups.com
dr. Teguh Agus Santoso
Sumber : Era Muslim
Tags: dr. teguh agus santoso, eramuslim, Sakit Jantung








Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.