September 19, 2007
Tes HIV
Hasil Tes Hiv Negatif
Masalah :
Assalamuallaikum wr. Wb
Dok, 5 tahun yang lalu saya pernah tranfusi darah. Sekarang mulai dari bulan agustus 2007 ini saya merasa badan saya cepat lemas, kadang suka demam, dan saya merasakan ada pembengkakan di leher, betis, bahu, lengan sepertinya pembengkakan kelenjar getah bening. pada tanggal 20 agustus 2007 saya tes hiv dengan tes rapid tenyata hasilnya negatif. pertanyaan: 1. Seberapakah akuratnya tes rapid itu dok? 2. Apakah saya perlu tes lagi, karena saya merasa sampai sekarang masih ada pembengkakakan di mana-mana, tenggorakan sakit, kesemutan, badan terasa lemas, kadng demam ringan? Trima kasih dok, saya harapkan balasan yang secepatnya dok.
Wassalamuallaikum wr. Wb
Raniah
Jawaban
Wa'alaikum salam, Mba Raniah.
Semoga penyakit yang ada segera Allah cabut, digantikan dengan kesembuhan. Dan pengalaman ini, menjadi hikmah bagi kehidupan kita.
Pertanyaan yang diajukan banyak ditanyakan juga oleh teman-teman yang lain. Terutama mengenai test HIV. Tujuan dari tes ini, seperti tes-tes yang lain, mendiagnosis infeksi HIV, di mana jumlah antigen HIV (p24) meningkat seiring dengan hancurnya sel pertahanan CD4 milik kita.
Antibodi HIV sendiri itu ada, ia terbentuk kurang lebih 3 sampai 6 minggu, bahkan bisa sampai 3 - 6 bulan. Di sinilah test sebaiknya dilakukan.
Rapid test yang Mba lakukan sesuai dengan rekomendasi UNAIDS-WHO, pertama kali dilakukan metode deteksi Antibodi, bila itu negatif maka sudah pasti dilaporkan negatif.
Lain halnya jika test pertama tersebut positif, maka dia akan di test dengan yang kedua, yaitu ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) yang bisa mendeteksi antigen dan antibodi. Dan akhirnya dengan test ketiga, yaitu PCR (Polymerase Chain Reaction) yang bisa menghitung jumlah CD4 kita yang hancur.
Ketiganya memiliki sensitivitas yang tinggi. Mba ndak perlu khawatir. Mengenai pembengkakan seyogyanya Mba segera memeriksakan pada dokter keluarga Mba. Bila transfusi yang 5 tahun silam, menjadi faktor utama penyebab, tentunya proses HIV sudah banyak menimbulkan penyakit lain. Misalnya Mba mudah terkena TBC, penyakit jamur dan yang paling sering penyakit virus.
Wallahu a'lam bishshawab.
dr. Teguh Agus Santoso
Sumber : EraMuslim
Prosedur Cek HIV
Masalah :
Assalamu 'alaikum Wr Wb
Dok saya pernah melakukan cek darah untuk HIV, dengan metode 3 reagen, dan alhamdulillah hasilnya negatif.
Yang saya tanyakan, apakah metode di atas cukup akurat, mengingat masih ada metode lain untuk pengecekan darah HIV., misalnya serologistes elisa 3 kali (yang kemudian dikonfirmasi dengan westernblot). Mohon penjelasannya. Terima kasih
Wa 'alaikum salam Wr Wb
Arman khilafiyah at eramuslim. Com
Arman
khilafiyah at eramuslim.com
Jawaban
Wassalamu’alaikum Mas Arman.
Alhamdulillah atas hasil yang telah Mas Arman peroleh. Perlu diingat juga
Bagi meraka yang ingin melakukan tes HIV, bisa dilakukan dibanyak tempat sekarang. Dengan program VCT (Voluntary Counseling and Testing) baik dari WHO, USAID, FHI atau yayasan-yayasan lain.
Untuk diagnosis pasti, seperti yang pernah disampaikan, dokter melihat ke pemeriksaan fisik, di mana terlihat Syndrom Kelemahan Sistem Imun (AIDS).
Namun memang untuk yang baru pertama kali terinfeksi HIV, tes adalah langkah satu-satunya.
Memang betul, yang paling bagus adalah western blotsimple and rapid test.
Yang paling penting, sesuai dengan kesepakatan ILO jika hasil pemeriksaan positif. Perusahaan harus tetap mempekerjakan para penderita HIV positif.
Wallahu a'lam bisshowab
dr. Teguh Agus Santoso
Sumber : EraMuslim
Tags: dr. teguh agus santoso, eramuslim, HIV








Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.