Amazon.com Widgets

November 21, 2007

Penderita Hipospadia, Bisa Punya Anak?

Masalah :

Dokter Zubairi yth, Saya punya dua anak laki-laki berusia lima tahun dan dua tahun. Anak saya yang berusia lima tahun tidak ada masalah, namun anak saya yang berusia dua tahun terdapat kelainan. Sejak lahir saya perhatikan lubang kencingnya tidak berada di ujung penis, tetapi agak ke pangkal dan penisnya terlihat lebih kecil dibandingkan anak-anak seusianya.

Saat ini, anak saya lebih senang untuk buang air kecil jongkok, karena bila berdiri air seninya akan membasahi celananya. Saya telah membawa ke dokter umum dan dikatakan anak saya menderita hipospadia, dan untuk memperbaikinya harus dioperasi.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah anak saya tidak terlalu kecil untuk dioperasi? Bagaimana nanti jika anak saya menikah, apakah dia dapat memiliki anak? Apakah sesudah operasi anak saya akan normal seperti anak lainnya? Ke mana saya harus membawa anak saya untuk berobat? Atas penjelasan dokter saya ucapkan banyak terima kasih.

Ani, Yogyakarta

 

Jawaban :

Ibu Ani yang baik,

Memang benar, tampaknya anak kedua ibu menderita hipospadia, di mana muara saluran kencing tidak terletak di ujung penis, tetapi terletak lebih ke pangkal penis. Bahkan pada kasus yang berat, muara saluran kencing dapat terletak di perbatasan batang penis dengan kantung buah zakar bahkan di selangkangan. Kelainan ini dapat terjadi pada 1 dari 300 anak laki-laki. Pada kasus yang berat seringkali diperlukan pemeriksaan kromosom seks karena seringkali terjadi keraguan akan jenis kelamin anak. Sewaktu anak masih kecil biasanya jarang menimbulkan keluhan. Tetapi pada anak yang lebih besar terdapat kesulitan untuk mengarahkan pancaran kencing karena pancarannya tidak menyatu dan membentuk spray sehingga seringkali membasahi celana seperti yang anak ibu alami.

Pada beberapa kasus terdapat jaringan ikat di bagian bawah penis sehingga penis terlihat bengkok. Bila hal ini tidak diperbaiki sampai dewasa, maka akan terjadi kesulitan untuk melakukan senggama. Apabila Ibu membawa anak Ibu ke dokter, biasanya akan dilakukan wawancara oleh dokter, dan akan dilakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan letak muara saluran kemih dan adanya jaringan ikat.

Saat ini untuk mengatasi kelainan tersebut, satu-satunya jalan adalah dengan operasi. Pada kasus tertentu dapat dilakukan pemberian hormon untuk mengoptimalkan ukuran penis pada saat operasi. Operasi dapat dilakukan satu tahap, dua tahap atau lebih dari dua tahap. Bila terdapat jaringan ikat, biasanya dilakukan operasi dua tahap. Tahap pertama menghilangkan jaringan ikat, baru tahap kedua dilakukan pembuatan saluran kencing buatan di penis. Bila kelainan ringan, cukup satu tahap. Bila timbul penyulit seperti timbulnya kebocoran pada saluran baru (fistel) maka harus diperbaiki dengan operasi. Fistel ini dapat terjadi pada 15-30 persen kasus.

Mengenai usia yang optimal untuk operasi, banyak ahli yang berpendapat bahwa usia dua tahun adalah usia yang optimal. Namun ini tergantung dari kondisi fisik anak tersebut. Pada prinsipnya, semua tahapan operasi diusahakan selesai sebelum si anak masuk sekolah untuk menghindari masalah psikis anak. Tujuan dari operasi ini adalah untuk memperbaiki fungsi buang air kecil dan fungsi reproduksi. Jadi diharapkan pasien dapat buang air kecil secara berdiri dan sperma yang keluar pada saat ejakulasi dapat masuk ke dalam vagina.

Mengenai fungsi reproduksi anak Ibu, selain tergantung dari letak muara saluran kencing, juga tergantung pada 'pabrik' yang menghasilkan sperma. Operasi ini hanya memperbaiki 'jalan' dari sperma. Jadi walaupun muara saluran kencing sudah diperbaiki, namun tidak ada sperma yang dikeluarkan, maka akan sulit untuk memperoleh anak. Demikian juga sebaliknya, walaupun muara saluran kencing belum diperbaiki, namun masih dapat memiliki keturunan dengan jalan inseminasi buatan atau bayi tabung.

Untuk berobat Ibu dapat datang ke dokter ahli urologi atau ahli bedah plastik di kota Ibu. Mudah-mudahan informasi ini berguna untuk Ibu. Terima kasih.

Dr. Zubairi Djoerban

 

Sumber : Republika Online

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/hipospadia/penderita-hipospadia-bisa-punya-anak-153/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.