Amazon.com Widgets

February 17, 2008

Kencing Batu Tiga Kali Setahun

Tanya:

(Berikut ini adalah pertanyaan dari Sdr. M, umur 35 tahun, seorang peserta
Ceramah umum periodik di RS Mediros tgl. 6 September 2003, berjudul ”Batu
Ginjal dan Saluran Kemih – Mengobati dan Menghindarinya”).

Saya mempunyai masalah kencing batu berulang. Pada Agustus th 2001 saya
mengalami nyeri pinggang kiri yang agak hebat. Saya berobat ke dokter
terdekat, diberi obat dan disuruh melakukan pemeriksaan laboratorium dan
rontgen. Dua hari kemudian keluar batu sebesar butir beras warna putih
agak coklat, saya tidak melanjutkan pemeriksaan karena tidak merasa sakit
lagi. Kemudian tahun 2002 saya mendapat serangan nyeri lagi di sebelah
kiri juga dan keluar lagi batu juga sebesar butir beras yaitu pada bulan
Februari – Agustus dan September. Tahun ini baru sekali keluar batu pada
bulan Juli yang lalu. Batu-batu yang keluar saya simpan untuk
kenang-kenangan. Paman saya waktu umur 40-an keluar batu tetapi hanya
sekali saja, sesudah itu tidak pernah lagi.

Pertanyaan saya, apakah mungkin batu berhenti keluar? Bila tidak keluar
lagi, apa itu tanda sudah sembuh? Sebenarnya bagaimana batu terbentuk di
saluran kencing saya? Selain itu, apakah penyakit ini dapat disembuhkan?

Jawab:

Pertama perlu dijelaskan proses pembentukan batu, batu terbentuk di dalam
ginjal di bagian muara dari saluran kecil yaitu di bagian yang disebut
piramid. Terbentuknya batu dipengaruhi oleh berbagai hal fisika dan kimia
antara lain mula-mula kadar sesuatu zat (misalnya asam urat) berlebih
dalam urin disebut supersaturasi sehingga mengendap menjadi kristal,
zat-zat lain yang bisa seperti itu adalah kalsium oksalat, struvite, dsb.

Faktor lain adalah bila zat inhibitor (zat pencegah terjadinya kristal)
kadarnya berkurang, misalnya sitrat. Selain itu faktor keasaman urin (pH)
bila urin lebih asam, misalnya asam urat mudah mengkirstal, bila urin
lebih basa, kalsium fosfat mengkristal. Ada beberapa faktor lain yang
berpengaruh misalnya bahan nonkristal: mucoprotein sebagai pemicu
pembentukan kristal, yang lain: infeksi.

Penjelasan berikutnya adalah mengenai gejala, batu ginjal gejalanya bisa
bervariasi mulai dari tanpa gejala sampai dengan sakit yang hebat di
pinggang menjalar ke depan bawah, disebut kolik ginjal. Selain itu kencing
bisa berdarah, bisa juga tidak. Jadi pertanyaan bila tidak keluar batu
lagi, apakah berarti ”sembuh” hanya dapat ditentukan dengan pemeriksaan
lebih lanjut, misalnya pemeriksaan USG perut atau rontgen (BNO IVP)
disertai pemeriksaan laboratorium: fungsi ginjal, urin biasa, pengukuran
bahan kalsium dan asam urat dalam urin 24 jam, pemeriksaan kuman (kultur)
bila ke arah infeksi. ”Sembuh” di sini berarti tidak ada batu lagi, namun
pembentukan kristal yang baru bisa tetap potensial. Orang yang baru sekali
mengalami batu kemungkinan kambuhnya lebih kecil daripada yang mengalami
batu berulang.

Pemeriksaan yang dilakukan dokter biasanya bertujuan:
1. Menetapkan diagnosis.
2. Menetapkan golongan / jenis batu.
3. Mencari faktor-faktor risiko pembentukan batu.
4. Menetapkan pengobatan medis dengan /tanpa tindakan bedah untuk
menyingkirkan batu dan mencegah kekambuhan.

Jenis batu yang paling banyak adalah kalsium oksalat/ kalsium fosfat
sekitar 75-85 %, kemudian asam urat 5-20%, batu sistin 1-3 %, batu
magnesium amonium fosfat (struvite) 10-15%, batu lain-lain matrix, santin.

Batu yang harus segera ditangani adalah bila batu itu menyumbat saluran
kemih atau membuat infeksi yang berulang, atau terus-menerus membuat nyeri
yang hebat. Penyakit batu Saudara memiliki aspek genetik, yaitu faktor
keturunan dari keluarga karena paman Saudara berpenyakit batu ginjal.

Tindakan bedah yang dapat dilakukan adalah menembak batu (ESWL),
ureteroskopi (alat teropong sekaligus dapat menghancurkan batu atau PCN
(percutaneous nephrolythotomy) alat masuk dari dinding belakang ke dalam
ginjal dan batu diambil atau dihancurkan. Tindakan lain adalah operasi.

Untuk masa depan, yang penting dijaga kekambuhannya adalah dengan minum
air yang banyak, misalnya 2,5-3 liter, kalau perlu obat-obat tertentu bagi
jenis batu tertentu. Selain itu jangan makan garam berlebih dan protein
yang berlebih. Untuk batu asam urat, hindari jeroan, alkohol, kaldu,
beberapa jenis sea food, beberapa jenis sayuran.

Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro
Konsultan Ginjal-Hipertensi
RS Mediros

Sumber : Sinar Harapan

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/gagal-ginjal/kencing-batu-tiga-kali-setahun-340/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.