November 24, 2007
Badan Membengkak, Ginjal tak Berfungsi
Masalah :
Herbalist M. Anofi pengasuh rubrik konsultasi pengobatan alamiah (Herbal) pada mingguan Batam Pos yang saya hormati,
Pada kesempatan ini saya ingin mengonsultasikan mengenai permasalahan penyakit yang dihadapi oleh anak lelaki saya. Saat ini usianya memasuki 28 tahun. Begini pak, tiga bulan yang lalu tiba-tiba tanpa sebab yang jelas anak saya mengalami kejang-kejang kemudian pingsan. Sekujur tubuhnya membengkak seprti orang beri-beri, suhu tubuhnya tinggi. Dalam perawatan rumah sakit, bengkak yang berupa cairan tersebut sudah mulai normal kembali.
Tapi kondisi lainya belum membaik. Sekarang ini sering mengeluhkan mual-mual, dan muntah, badan dan kepalanya terasa berat. Dari hasil pemeriksaan medis waktu itu di ketahui bahwa anak saya tersebut mengalami gangguan pada fungsi ginjalnya yang bisa mengancam nyawanya, salah satu ginjalnya tidak berfungsi lagi, sedangkan yang satunya lagi fungsinya tinggal sekitar 30-40 persen lagi.
Demi kelangsungan hidup untuk selanjutnya dilakukan tindakan pencucian darah, yang tentunya pula untuk seterusnya kami harus mengeluarkan uang banyak. Untuk itu kami minta penjelasan mengenai sakit yang dialami putra saya, apakah ada hubungan dengan makanan dan minuman dan lain sebagainya. Dan ramuan herbal apa yang bisa mengobatinya. Kami sangat berharap Bapak mau memberikan bantuan.
Atas segala perhatian Bapak saya ucapkan ribuan terima kasih.
Dina Angryaini
Batam
Jawaban :
Dengan hormat,
Ginjal atau sering disebut buah pinggang mempunyai peran dalam upaya mempertahankan system keseimbangan tubuh (Homeotasis) yang berfungsi menyeleksi senyawa hasil metabolisme tubuh yang dilakukan dengan cara menyaring cairan tubuh yang melewati ginjal. Penyaringan ini dilakukan oleh bagian ginjal yang disebut dengan nefron. Kemudian hasil dari metabolisme yang masih berfungsi dan berguna ini dialirkan kembali kedalam sirkulasi tubuh melalui aliran darah.
Sedangkan sisa metabolisme yang tidak diperlukan dibuang melalui tubuh bersama air kencing. Pada ginjal didalam tubuh diperkirakan terdapat satu juta unit nefron yang terdiri dari jaringan darah yang mengumpal dalam suatu gumpalan yang disebut dengan glomerulus yang dibungkus oleh satu lapisan sel/simpai bowman. Setiap sel dihubungi oleh saluran yang bermuara pada saluran kencing.
Darah yang menuju ginjal akan masuk mencapai gromerulus yang kemudian mengalami proses penyaringan yang dialirkan kembali melalui pipa-pipa kecil yang berdampingan secara rapat dengan pembuluh darah kapiler. Gagal ginjal merupakan penyakit yang mendadak yang biasanya bersifat tetap (permanent) pada organ-organ yang ada didalam ginjal. Keadaan ini disebut glomerulonefritis kronis atau gagal ginjal kronis.
Selain itu ada juga disebut gagal ginjal akut (Glomerulonefritis akut) yang terjadi hamper semua glomerulus pada kedua ginjal rusak berat. Pada keadaan ini proses ultrafiltrasi (Penyaringan) menjadi sangat berkurang bahkan berhenti sama sekali yang mengakibatkan proses air kencing berkurang bahkan berhenti sama sekali. Penurunan kemampuan filtrasi didalam organ ginjal berdampak serius pada penurunan kemampuan pengeluaran cairan tubuh melalui ginjal yang mengakibatkan meningkatnya jumlah total cairan didalam tubuh dan penumpukan racun (toksis) dalam tubuh terutama dalam darah.
Terganggunya fungsi ginjal ini mengharuskan penderita melakukan tindakan cuci darah diluar tubuh. Tentu saja pencucian darah ini memerlukan biaya yang sangat besar bahkan proses pencucian darah ini harus berlanjut secara kontinu sepanjang hidup penderita, yang tentunya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Terganggunya fungsi ginjal ini memang ada hubungannya dengan masalah pola makan dan minum seseorang, terutama makanan dan minuman yang tidak hygenis, mengandung banyak bakteri dan kuman.
Pola makan dengan kebarat-baratan yang banyak mengandung zat kimia, berkolesterol tinggi, minuman yang berkabonete tinggi yang mengandung gas, alkohol, serta juga kebiasaan seseorang yang biasa mengonsumsi antibiotic dan obat-obatan kimia senyawa sintesis dalam jangka lama juga bisa mengakibatkan terganggunya fungsi ginjal didalam tubuh.
Secara tradisional terutama menurut disiplin ilmu keherbalismean, penyakit terganggunya fungsi ginjal serta akibat lain yang ditimbulkanya, tentu bisa diobati dengan cara mempergunakan ramuan herbal dengan cara bertahap dan kontinyu serta memakai varian herbal yang harus disesuaikan dengan kodisi tubuh pasien guna didapati kesembuhan secara alami dan mengembalikan kesehatan pada kondisi yang berimbang.
Ada beberapa tumbuhan obat yang mempunyai khasiat sebagai anti inflamasi, detoksikasi detok sikasi, anti sebtik,depurative diuretic dan menghancurkan sumbatan dalam darah yang bermanfaat untuk memperbaiki dan mengembalikan fungsi ginjal yang sakit adalah sebagai berikut:
Daun Wortel (Daucus carota) = 50 gram
Kulit dan Akar Murbai (Morus alba) = 20 gram
Akar Encok (Plumbago zeylanica) = 10 gram
Daun Sukun (Artocarpus comunis syn) = 5 lembar
Akar Ilalang (Inperata cylindica) = 10 gram segar
Semua bahan dicuci bersih, kemudian direbus dengan air sebanyak 1,5 liter hingga menjadi + 1 liter. Saring ramuan obat terlebih dahulu dan minum 2 kali sehari sebanyak 200 ml sekali minum. Untuk pemeriksaan dan pengobatan selanjutnya silahkan kunjungi Herbalist. Demikian jawaban saya.
Herbalist M. Anofi
Sumber : Batam Pos
Tags: Batam Pos, Gangguan Ginjal, pola makan








Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.