January 14, 2008
Perawatan Kaki Diabetes
Tanya:
Bulan lalu saya membaca di harian ini pada ruang Konsultasi Kesehatan tentang perawatan kaki diabetes. Saya juga mempunyai penyakit diabetes dan sudah berlangsung sekitar sembilan tahun. Saya berobat teratur dan minum obat diabetes, tekanan darah saya normal, hasil-hasil laboratorium menurut dokter sangat baik, a.l. gula darah, kolesterol, fungsi ginjal dsb juga baik.
Namun sudah beberapa bulan terakhir ini saya merasa agak kesemutan di kaki kanan saya. Setelah membaca tanya-jawab tersebut di atas, saya ingin menanyakan secara lebih rinci, bagaimana sebaiknya menjaga kaki saya, agar tidak terkena kaki diabetes, sehingga harus diamputasi.
Terima kasih atas penjelasan Dokter.
T. Sujana, Bandung
Jawab:
Yth. Sdr. Sujana, terima kasih atas pertanyaan Saudara. Untuk memenuhi permintaan Saudara, dibawah ini saya sampaikan kutipan sebagian tulisan dari Buku Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu, terbitan Balai Penerbit FKUI cetakan ke-4 tahun 2004, dengan judul ”Perawatan Kaki Diabetes” (penulis: M. Tambunan). Saya ambil bagian-bagian yang penting sebagai berikut:
Upaya pencegahan primer: 1. Penyuluhan kesehatan DM, komplikasi dan kesehatan kaki; 2. Status gizi yang baik dan pengendalian DM; 3. Pemeriksaan berkala DM dan komplikasinya; 4. Pemeriksaan berkala kaki penderita; 5. Pencegahan/perlindungan terhadap trauma – sepatu khusus; 6. Higiene personal termasuk kaki; 7. Menghilangkan faktor biomekanis yang mungkin menyebabkan ulkus.
Apa yang harus dilakukan:
1. Periksa kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan. Gunakan cermin untuk melihat bagian bawah kaki, atau minta bantuan orang lain untuk memeriksa.
2. Bersihkan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung. Keringkan kaki dengan handuk bersih, lembuh, sela-sela jari kaki harus kering, terutama sela jari kaki ke-3-4 dan ke-4-5.
3. Berikan pelembab/lotion pada daerah kaki yang kering, tetapi tidak pada sela jari, gunanya untuk menjaga agar kulit tidak retak
4. Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki, tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Hindarkan terjadinya luka pada jaringan sekitar kuku. Bila kuku keras, sulit dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku selama + 5 menit. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan cream pelembab kuku.
5. Pakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka, juga di dalam rumah
6. Gunakan sepatu atau sandal yang baik sesuai dengan ukuran dan enak dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Pakailah kaos /stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun.
7. Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil / benda tajam lain. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baik
8. Bila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Periksa apakah ada tanda-tanda radang.
9. Segera ke dokter bila kaki mengalami luka.
10. Periksakan kaki ke dokter secara rutin.
Apa yang tidak boleh dilakukan:
1. Jangan merendam kaki
2. Jangan gunakan botol panas atau peralatan listrik untuk memanaskan kaki
3. Jangan gunakan batu / silet untuk mengurangi kapalan (callus)
4. Jangan merokok
5. Jangan pakai sepatu / kaos kaki sempit
6. Jangan menggunakan obat-obat tanpa anjuran dokter untuk menghilangkan mata ikan
7. Jangan gunakan sikat atau pisau untuk kaki
8. Jangan membiarkan luka kecil di kaki, sekecil apa pun luka tersebut
Senam Kaki Diabetes. Latihan senam kaki dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat dan menurunkan kaki. Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar ke luar atau ke dalam dan mencengkeram pada jari-jari kaki. Latihan senam dapat dilakukan setiap hari secara teratur, sambil santai di rumah, juga waktu kaki terasa dingin.
Demikian beberapa informasi tentang perawatan kaki diabetes, semoga bermanfaat.
Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro-Konsultan Ginjal-Hipertensi RS Mediros
Sumber : Sinar Harapan
Tags: Dr. Nico A. Lumenta, Perawatan Diabetes, Sinar Harapan







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.