Amazon.com Widgets

February 18, 2008

Penanganan Menyeluruh Hipertensi dalam Diabetes

Tanya:

Saya menderita penyakit kencing manis sejak lima tahun lalu. Saya berobat
teratur dan patuh menjalankan diet, serta minum obat-obatan juga secara
teratur. Tiga bulan belakangan ini tekanan darah saya sering naik
140-150/90-100, tetapi kadang-kadang normal 130/90. Saya diberikan resep
obat tekanan darah tinggi, tapi saya ragu meminumnya karena tekanan darah
saya kadang-kadang normal, selain itu saya tidak merasa apa-apa.

Saya berusia 48 th, sebelumnya saya berbadan gemuk tetapi sekarang berat
badan saya cukup normal yaitu 63 kg dengan tinggi badan 168 cm. Data-data
hasil pemeriksaan darah saya terakhir adalah gula darah puasa 112, 2 jam
sesudah makan 135, pemeriksaan yang disebut glycohb adalah sebesar 7,5 %.

Kadar kolesterol saya kata dokter, LDL nya agak tinggi yaitu 185. Jantung
saya dikatakan masih baik.

Pertanyaan saya adalah: Apa yang harus saya lakukan mengenai tekanan darah
saya yang turun naik ? Apa memang perlu saya minum obat tekanan darah
tinggi?

Achmad T., Palembang

Jawab:

Bapak Achmad yth. Dari keterangan Anda, dapat dirangkum sbb: selain
penyakit Diabetes Mellitus (DM), terdapat kadar LDL cholesterol yang agak
tinggi, ditambah kemungkinan hipertensi. Untuk kelengkapan data sebaiknya
dilakukan pemeriksaan mata untuk mengecek adakah kelainan di mata karena
DM (disebut Diabetic Retinopathy), juga apakah sudah ada pengaruh DM ke
ginjal (disebut Diabetic Nephropathy), pemeriksaannya sederhana yaitu
diperiksa mikroalbuminuria beberapa kali dalam 1-2 bulan.

Penanganan terintegrasi/ menyeluruh. Agar diperoleh hasil yang optimal
dalam jangka panjang, disarankan penanganannya hal-hal sbb.

Pertama: dengan kadar HbA1c sebesar 7,5 % berarti kadar gula darah Anda
selama + 3 bulan terakhir berada di atas normal, walaupun hasil gula darah
terakhir cukup baik. Karenanya penanganan penyakit DM harus ditingkatkan
agar kadar glycoHb (HbA1c) menurun menjadi 6,5 % atau kurang, yaitu
melalui pengaturan diet, olah raga dan obat. Berat badan Anda sudah baik,
IMT (Index Massa Tubuh) adalah sebesar 22 kg/m2.

Kedua: kadar lemak (lipids) agar diperbaiki dengan target kadar kolesterol
total <200, kadar LDL < 100, kadar HDL > 40 serta triglyserida <150.

Ketiga: mengenai tekanan darah agar ditangani secara baik. Tekanan darah
agar diukur beberapa kali selama 2-4 minggu untuk memperoleh kepastian
adanya hipertensi. Pernyataan Anda tidak merasakan gejala sehingga ragu
untuk minum obat, perlu saya sarankan agar hipertensi jangan dilihat dari
masalah gejala, makanya dia dijuluki ”the silent killer”, pasien tidak
merasa apa-apa tetapi kemudian datang komplikasi yang fatal misalnya
serangan jantung, stroke dsb. Sebab itu sekalipun tidak merasa apa-apa,
tetapi bila tekanan darah Anda misalnya 130/90, sudah diperlukan
pengobatan untuk menghindari timbulnya komplikasi dikemudian hari. Bila
tekanan darah tsb di atas 120/80 maka digolongkan pada:
Pre-hipertensi, pada kondisi Anda yaitu adanya DM, adanya kolesterol yang
tinggi, maka sebaiknya disarankan dimulai pengobatan, dengan catatan diet
dan olahraga sudah dijalankan dengan baik. Obat hipertensi yang
dianjurkan: ACE inhibitor atau ARB (Angiotensin Receptor Blocker).

Berhubung tekanan darah Anda kadang normal, maka sebaiknya Anda sendiri
melakukan monitoring /pengukuran tekanan darah secara teratur 1-2 x
seminggu dan dicatat dalam satu buku. Target yang diharapkan adalah agar
tekanan darah Anda <120/80. Buku catatan ini akan membantu dokter dalam
melakukan evaluasi terhadap pengobatan hipertensi. Pada kesempatan yang
lain akan saya jelaskan bagaimana melakukan sendiri monitoring tekanan
darah.

Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro

Konsultan Ginjal-Hipertensi

RS Mediros

 

Sumber : Sinar Harapan

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/diabetes/penanganan-menyeluruh-hipertensi-dalam-diabetes-339/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.