December 9, 2007
Habis Dioperasi, Fistel Muncul di Tempat Lain
Masalah :
Dokter yang terhormat. Tiga tahun lalu saya menjalani operasi fistel peri anal. Waktu itu ada dua mata fistel dengan jarak 7 cm, mata fistel sebesar ibu jari. Pembedahan dilakukan sepanjang 9-10 cm dan tidak dijahit kembali. Setelah sebulan, fistel sembuh total. Tapi, saat ini fistel kembali timbul di bagian lain, di sebelah lubang dubur. Tidak begitu besar sih, tapi tidak sembuh-sembuh. Fistel ini mengeluarkan cairan bening yang sangat lengket.
Saya curiga, ini awal terjadinya fistel peri anal. Sudah seminggu ini saya obati dengan krim garamycin dan direndam duduk dengan PK. Yang ingin saya tanyakan, apa penyebab fistel pre anal? Bisakah disembuhkan dengan cara rendam duduk dengan PK? Adakah obat yang bisa menyembuhkan tanpa operasi? Saya tunggu jawabannya, ya Dok. Terima kasih.
Tjoa Tjin Tjoe-Surabaya
Jawaban :
Fistel artinya saluran yang menghubungan dua permukaan, antara permukaan usus dan kulit. Dalam hal ini, permukan rektum (usus besar dekat anus) dengan kulit. Normalnya, di tepi-tepi anus ada kelenjar yang mengeluarkan semacam lendir, berguna sebagai pelicin. Saluran ini memiliki klep satu arah agar produksi oli bisa keluar tapi feses tidak bisa masuk.
Sekali waktu, sistem penahan feses ini rusak. Akibatnya, kuman dan cairan berak masuk ke dalam kelenjar. Feses kan banyak kumannya. Jadi, kuman berkembang biak ke dalam kelenjar, membentuk keradangan yang jadi abses. Nah, abses pasti mencari jalan keluar. Dia membentuk semacam pipa yang menembus kulit. Akibatnya, kulit jadi tampak seperti udun lalu pecah.
Pecahan ini tidak bisa menutup karena nanah selalu keluar dan tidak bisa kering karena berhubungan dengan berak. Kondisi ini bisa berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Jalan satu-satunya, operasi membuang saluran fistel.
Fistel bisa kambuh lagi karena: (1) perawtan setelah operasi, luka operasi tidak dibiarkan terbuka atau terlalu cepat menutup; (2) kemungkinan waktu operasi fistel masih tersisa; (3) kemungkinan terbentuk fistel baru yang tidak berhubungan dengan kelenjar yang pertama. Kelenjar ini kan banyak, melingkar di sekitar anus. Proses terjadinya seperti yang pertama.
Rendam duduk hanya membuat anus bersih. Tiap hari anus selalu basah karena ada lubang fistel tadi. Dia selalu berair. Jadi, tidak pernah kering. Supaya bersih dilakukan rendam duduk. Tapi, cara ini hanya membersihkan dari luar, tidak menyembuhkan fistel. Jalan satu-satunya ya harus dioperasi. Dengan obat tidak bisa. Hingga saat ini, karena infeksinya di dalam anus, dikasih obat ya percuma.
Dr Vicky S. Budipramana SpB KD-Konsultan bedah Diggestive
Sumber : Cendrawasih Pos dotcom
Tags: Cendrawasih Pos dotcom, Dr Vicky S. Budipramana SpB KD, Wasir







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.