Amazon.com Widgets

January 28, 2008

Konsultasi Kesehatan Anak

1. Cara Penanganan Tetanus pada Bayi    

Tanya:

Dokter, anak kerabat saya berusia enam hari dan dirawat di rumah sakit. Menurut dokter, bayi tersebut menderita penyakit tetanus. Sebenarnya bagaimana bisa terjadi penyakit tetanus? Bagaimana kemungkinan sembuhnya karena saya melihat bayi tersebut kejang terus. Atas jawaban dokter diucapkan terima kasih.

Ny Cynthia - Windsor

Jawab:

Ibu, penyakit tetanus bisa terjadi pada bayi, anak maupun orang dewasa. Tetanus pada bayi yang berusia 0-28 hari disebut tetanus neonatorum. Pada bayi tersebut, penyakit tetanus biasanya timbul karena masuknya kuman tetanus melalui luka tali pusat. Kuman bisa masuk baik karena pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak tepat, atau karena perawatan tali pusat yang tidak steril.

Ada sebagian masyarakat yang merawat tali pusat dengan ramu-ramuan dari kunyit, kapur dan bahan-bahan lain dengan alasan agar cepat kering. Sementara penyakit tetanus pada anak, kuman masuk melalui luka yang kotor, atau infeksi telinga yang bernanah (congekan).

Bisa juga melalui gigi yang berlubang dan tidak terawat. Penyakit tetanus ada beberapa tingkatan. Pada tingkatan yang paling berat, bayi/anak bisa kejang terus menerus. Angka kematian berkolerasi dengan derajat beratnya. Bila masih ringan, biasanya dapat disembuhkan dalam beberapa waktu. Tapi bila sudah kejang terus menerus memang lebih sulit. Terima kasih.

dr Asteria, RSHB

Sumber : Batam Pos


2. Kena Campak Tak Perlu Diimunisasi       

Tanya:

Dokter, bayi saya pada waktu berusia tujuh bulan terserang penyakit campak. Apakah masih perlu diimunisasi campak ketika berusia sembilan bulan nanti? apa akibatnya kalau anak sudah terkena campak diberikan imunisasi campak?

Jawab:

Kalau memang ibu yakin anak ibu menderita campak, maka tidak perlu lagi diimunisasi campak. Akan tetapi masalahnya adalah seringkali para orangtua menganggap demam yang disertai merah-merah pada kulit sebagai campak. Padahal masih banyak penyakit lain yang gambarannyta seperti itu. Diagnosis campak sebaiknya dipastikan oleh dokter atau petugas kesehatan lain.

Pada penyakit campak , kemarahan pada kulit akan membekas menjadi kehitam-hitaman (hiperpigmentasi) yang kemudian menghilang dalam 2-3 minggu. Jadi kalau bayi demam 2-3 hari kemudian timbul bintik-bintik merah dan cepat hilang, maka berarti bukan campak. Bila bayi ibu benar menderita campak dan kemudian diberi imunisasi campak tidak memberikan efek negatif.

dr Asteria  RSHB

Sumber : Batam Pos

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/balita/konsultasi-kesehatan-anak-296/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.