Amazon.com Widgets

September 26, 2007

Anemia Bisa Menimpa Anak

Masalah :

Dokter yang terhormat.

DOK, saya seorang ibu sedang hamil 7 bulan. Saya dari gadis menderita anemia. Dokter memberi saya obat. Namun, saya khawatir anak saya juga nanti akan terkena akibatnya.

Apakah mungkin ada bayi dan anak menderita anemia juga? Bisakah hal itu dicegah? Caranya bagaimana? Jika misalnya anak sudah terkena anemia, apakah bisa disembuhkan? Caranya bagaimana? Apakah penyebab anak menderita anemia? Terima kasih.

Ny. Dina di Bandung

 
Jawaban :

Ibu Dina yang terhormat.

SEBELUMNYA saya mengucapkan selamat atas kehamilan Ibu.

Anemia menggambarkan kurangnya sel darah merah dan terkaita dengan kadar hemoglobin. Dengan kata lain, akan terjadi penurunan kemampuan transportasi oksigen.

Penyebab anemia dapat bermacam-macam, secara garis besar terbagi atas 3 mekanisme:

- Destruksi/kerusakan sel darah yang berlebihan.
- Perdarahan
- Produksi sel darah merah yang tidak

ade kuat.

Sebaiknya Ibu mengetahui, apakah sel darah merah itu. Sel darah merah merupakan sel yang bersirkulasi dalam cairan darah dan memberikan warna merah pada darah.

Jantung bertugas memompakan darah ke seluruh tubuh, termasuk sel darah merah yang berisi oksigen dari paru-paru . Organ dan sel-sel tubuh menerima oksigen tersebut untuk mengolah gula dan lemak menjadi energi.

Pada ibu hamil, sering kali terjadi anemia. Mengapa? Hal itu karena kebutuhan akan zat besi dan vitamin yang meningkat, ditambah lagi janin dan plasenta (ari-ari) juga memerlukan masukan zat besi yang hanya dapat diperoleh dari ibunya.

Tubuh manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tubuh ibu akan meningkatkan produksi sel darah merah dan plasma lebih tinggi lagi, sehingga kebutuhan untuk janin terpenuhi. Ternyata hal ini setelah dihitung akan terjadi peningkatan volume darah sekira 50% dengan proporsi lebih tinggi pada cairan plasma. Dengan kata lain, pada ibu hamil terjadi peningkatan cairan yang turut berkontribusi untuk menjadi anemia. Namun, Ibu tidak usah khawatir, karena anemia yang sudah terjadisejak Ibu gadis tampaknya sudah diantisipasi oleh dokter kandungan dengan memberikan obat.

Seorang bayi dan anak dapat mengalami anemia. Gejala pada anak umumnya lebih jelas, berupa badan pucat, bibir dan kuku pucat, rewel, cepat lelah, sering pusing, serta detak jantungnya lebih cepat dibandingkan dengan teman sebayanya.

Tergantung dari apa yang menyebabkan anemianya, anak juga dapat tampak kuning, air seninya berwarna seperti teh kental. Pada bayi atau anak prasekolah yang mengalami anemia akibat kurang besi, menurut penelitian ternyata dapat mengakibatkan gangguan perkembangan serta tingkah laku, seperti menurunnya aktivitas fisik, bermasalah dengan interaksi sosial, serta kurang mampu berkonsentrasi. Namun, hal ini jangan membuat Ibu menjadi khawatir, karena bila penyebab anemianya kekurangan besi dapat segera diatasi, anak akan kembali normal.

Pengobatan anemia sangat bergantung pada penyebabnya. Oleh karena itu, saya menyarankan segeralah datang untuk berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui apa penyebab anemia tersebut, agar terapi yang diberikan sesuai dengan kebutuhannya.

Tentu mencegah lebih baik daripada mengobati. Sekali lagi, pencegahan anemia juga tergantung dari penyebabnya (saat ini bila anemia terjadi karena kelainan genetik, masih sulit untuk dihindari).

Agar anak terlindung dari anemia, secara khusus lebih baik berkonsultasi dengan dokter. Secara umum, berilah ASI eksklusif, memberikan sereal, dan susu formula (bila ASI tidak dapat diberikan) yang diperkaya dengan zat besi, serta diet seimbang. Kopi dan teh dapat menurunkan penyerapan zat besi. Oleh karena itu, harus diperhatikan pemberiannya pada anak yang sedang tumbuh. Sebaliknya vitamin C membantu penyerapan zat besi.

Demikian penjelasan saya tentang anemia, mudah-mudahan ibu cukup jelas dan semoga kehamilan maupun persalinannya berjalan lancar.

Prof.Dr. H. Azhali, M.S., Sp.A(K).

Sumber : Pikiran Rakyat Online

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/anemia/anemia-bisa-menimpa-anak-32/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.