Amazon.com Widgets

February 7, 2008

Gonti-Ganti Pasangan Tanpa Kondom

Tanya:

Pengasuh Yth. Sebagai karyawan saya sering pindah tugas. Saya sering ganta-ganti pasangan karena istri saya kerja dan anak-anak sudah pada sekolah. Tapi saya sangat selektif dalam memilih pasangan kencan, maksudnya saya tidak berani tidur dengan perempuan tersebut sebelum mengenalnya dengan baik. Terkadang saya kencan dengan penyanyi, janda atau gadis yang saya pacari, tetapi terkadang juga dengan pekerja seks komersial.

Setiap kali kencan, terkadang saya menggunakan kondom tetapi terkadang pula tidak bila perempuan itu saya nilai tidak mungkin terkena HIV. Dan selama ganta-ganti pasangan, saya belum pernah terkena sifilis. Yang ingin saya tanyakan: (1) Apakah dengan gonta-ganti pasangan saya rentan tertular HIV? (2) Apakah HIV selalu diawali dengan sifilis atau penyakit kelamin lainnya? Uang pasti selama ini saya belum pernah terkena penyakit kelamin. Saya juga ingin tahu: (3) Apakah dengan menggunakan kondom ada jaminan bahwa seseorang akan terhindar dari penularan HIV?

W, Pontianak

Jawab:

Kita tidak bisa melihat denga mata telanjang apakah seseorang sudah tertular HIV atau belum. Biar pun teman kencanmu kau kenal dengan baik, tapi apakah Anda bisa menjamin sebelum berkencan denganmu dia tidak pernah berkencan dengan laki-laki lain? Yang jelas Anda sudah melakukan tiga perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (a) berkencan dengan pasangan yang berganti-ganti, (b) berkencan dengan orang yang sering berganti-ganti pasangan, yaitu pekerja seks, dan (c) tidak memakai kondom pada setiap melakukan hubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti. Risikonya saja besarnya. Status HIV seseorang hanya dapat diketahui melalui tes HIV. Anda tidak ada kaitan langsung antara sering pendah tugas dengan ganti-ganti pasangan.

(1) Ya, jelas, karena ada kemungkinan salah satu dari pasangan yang pernah Anda ajak kencan HIV-positif. Memang, probabilitas (kemungkinan) tertular melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom 1:100. Artinya, dalam 100 kali melakukan hubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti ada 1 kali kemungkinan tertular HIV.

Tapi, kita tidak bisa mengetahui pada hubungan seks yang ke berapa terjadi penularan. Bisa saja pada hubungan seks yang pertama, kedua, kelima, kesepuluh, ketujuh puluh, dst. Jadi, melakukan hubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti atau dengan seseorang yang sering berganti-ganti pasangan, seperti pekerja seks atau waria, merupakan kegiatan yang berisiko tinggi tertular HIV.

(2) Tidak ada kaitan langsung antara sifilis dengan HIV. Tapi, jika seseorang mengidap sifilis maka ada infeksi di alat kelaminnya sehingga mudah tertular HIV karena luka-luka di kelamin bisa menjadi pintu masuk bagi HIV ke dalam aliran darah. Jika seseorang tertular sifilis atau GO maka dia sudah melakukan hubungan seks yang berisiko yang juga menjadi pintu masuk bagi HIV.

(3) Di dunia ini tidak ada yang bisa dijamin atau menjamin 100%. Yang jelas kalau kondom yang dipakai bagus, artinya belum expired, dan tidak sobek ketika dipasangkan ke penis maka kondom dapat menurunkan risiko tertular HIV atau PMS. HIV terdapat dalam cairan sperma. HIV tidak bisa melepaskan diri dari sperma.

Jadi, kalau sperma tertampung di dalam kondom maka HIV pun ada dalam kondom. Dengan memakai kondom maka penis terhindar dari pergesekan dengan mulut dan dinding vagina sehingga tidak terjadi penularan HIV. Selain itu penis pun tidak terendam di dalam cairan vagina sehingga tidak terjadi penularan (HIV juga terdapat dalam cairan vagina).

Team Pengasuh

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://jawabali.com/sehatbugar/aids/gonti-ganti-pasangan-tanpa-kondom-319/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.