Amazon.com Widgets

March 11, 2008

Selalu Kesakitan saat Berhubungan Seks

Masalah :

SELAMAT pagi dokter. Perkenalkan saya Wisnu, usia 30 tahun. Saya ingin meminta saran dari dokter atas persoalan yang kami alami.

Saya berkeluarga sudah tiga tahun dan mempunyai satu putri. Selama ini saya dan istri jarang sekali melakukan hubungan intim. Paling tidak satu bulan sekali dengan alasan setiap melakukan hubungan intim istri saya merasa sakit dan sama sekali tidak menikmatinya.

Terus terang dalam jangka waktu tersebut saya sungguh berat sekali menerimanya. Apakah ada masalah dengan istri saya dokter? Langkah apa yang harus kami lakukan terutama saya sebagai suami?

Selanjutnya anak saya sekarang sudah berusia hampir dua tahun. Saya ingin memiliki anak lagi, tapi idealnya di usia anak saya ke berapa? Saya ingin menerapkan standar kedokteran.

Demikian yang dapat saya tanyakan, besar harapan kami dokter dapat membantu menjawab pertanyaan dari kami. Atas penjelasannya kami ucapkan terima kasih.

Jawaban:

Sakit waktu senggama merupakan pengalaman seksual yang buruk bagi Anda dan pasangan. Sebaiknya segera periksakan ke dokter dan cari penyebabnya, serta selesaikan masalah tersebut.

Usia ibu yang ideal untuk hamil adalah 20 sampai 30 tahun. Sementara untuk jarak antara anak satu dan berikutnya, sebaiknya lebih kurang tiga tahun.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

March 10, 2008

Tidak Ereksi saat Nonton Blue Film

Masalah :

SALAM sejahtera dokter. Perkenalkan saya Eko, seorang pekerja yang bertugas mengecek XRF. Belakangan ini saya merasakan aneh pada alat kelamin saya.

Saat ini kelamin saya tidak bisa ereksi pada waktu menonton blue film atau membaca artikel buku tentang seks, hanya keluar sebuah cairan dari kelamin saya, tanpa merasakan ereksi sebagaimana normalnya. Padahal sebelum saya bekerja, saya dapat merasakannya ereksi saat menonton blue film.

Apakah saya mandul yang mungkin ada pengaruh dari radiasi X-ray yang ditimbulkan oleh mesin XRF itu? Apakah bisa dapat disembuhkan penyakit kemandulan ini? Obatnya apa dokter? Adakah sayuran atau buah-buahan dapat mencegah kemandulan? Terima kasih.


Jawaban:

Yang Anda maksud mandul atau disfungsi ereksi? Mungkin keterangan yang dimaksud tidak ereksi waktu menonton blue film atau buku seks jika keadaan Anda dengan rangsangan seksual tidak dapat menimbulkan atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan. Dan keadaan tersebut dalam waktu yang menetap kurun tiga bulan atau lebih baru bisa dikatakan disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi bisa disebabkan faktor organik, faktor psikogenik, maupun kebiasaan yang buruk maupun obat-obatan tertentu yang dikonsumsi. Radiasi X-ray pada tempat kerja umumnya sudah diperhitungkan keamanannya, seperti dengan pemantauan radiasi dengan alat yang selalu dibawa atau dengan penyekat ruangan saat pemotretan, dan lain sebagainya.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

March 9, 2008

Sering Alami Keguguran

Masalah :

SALAM kenal dokter. Perkenalkan saya Ika, 29, dengan bobot tubuh 77 kg dan tinggi 161 cm. Usia suami saya 31 tahun.

Saya pernah mengalami keguguran dua kali. Pertama pada usia empat bulan lebih dua minggu dikarenakan saya jatuh terpeleset, sedangkan yang kedua pada usia dua bulan. Saat itu mula-mula flek, kemudian setelah diberikan obat ternyata bertambah banyak sampai akhirnya tidak bisa diselamatkan.

Namun pada saat saya hamil yang kedua, saya mengalami keputihan yang selama ini saya tidak pernah alami. Keputihan itu berbau kurang sedap. Kemudian setelah saya dikuret saya fikir keputihan tersebut tidak akan ada lagi ternyata masih ada juga dan masih berbau tidak sedap.

Kemudian saya berobat dan diberikan obat yang harus dimasukan ke dalam vagina pada masa pengobatan tersebut berangsur-angsur keputihan saya sembuh dan tidak berbau lagi. Tetapi setelah selang satu bulan, obatnya habis dan kambuh lagi keputihan tersebut.

Keputihan saya jenisnya cair tidak kental dan berwarna bening. Ini sangat mengganggu perasaan saya pada saat saya sedang berhubungan intim dengan suami. Takut suami jijik, meskipun suami bilang dia tidak mencium bau tidak sedap tersebut.

Setelah keguguran yang kedua, kenapa haid saya yang biasanya tujuh sampai sembilan hari berubah menjadi hanya empat hari paling lama. Tindakan apa yang harus saya lakukan untuk penyembuhan ini? Mengapa setelah keguguran yang kedua saya merasa sulit untuk hamil kembali? Mungkinkah wanita yang mempunyai berat tubuh seperti saya sulit hamil dikarenakan terlalu gemuk? Mengenai perubahan lamanya masa haid apa juga memengaruhi sulitnya saya hamil? Terima kasih atas kesediaan dokter untuk menjawab problem saya.

Jawaban:

Mengalami keguguran yang berulang sebaiknya dicari penyebabnya. Apakah mengidap penyakit TORCH, mioma, mulut rahim, dan masih banyak kemungkinan lain.

Tentang keputihan yang Anda alami kemungkinan ada penyebab kebiasaan yang salah dikarenakan keluhan itu berulang, mungkin salah pakai pembersih, atau ada infeksi ping pong dengan suami. Selain itu bisa disebabkan oleh kebersihan Anda kurang terjaga, seperti habis senggama ada semen yang keluar atau mengalir sehingga Anda tidak mengganti celana dalam atau memakai pentyliner, dan lain sebagainya.

Lama haid dari tujuh hari menjadi empat hari tidak menjadi masalah dan masih dalam batasan normal (tiga sampai tujuh hari dengan jumlah darah cukup).

Memang fungsi tubuh akan optimal jika berat badan kita ideal, tetapi kegemukan bukan merupakan penyebab pasti kurang suburnya Anda atau infertilitas.

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

February 23, 2008

Setahun Menikah Belum Dapat Momongan

Masalah :

SALAM kenal dokter. Saya Ima, berusia 25 tahun dan suami saya 29 tahun. Kami berdua bekerja. Kami sudah satu tahun dua bulan menikah dan belum mendapat momongan, padahal kami sangat mengharapkannya.

Saya pernah telat haid sebulan dan yakin hamil (memakai test pack) namun karena "kecapekan" akhirnya keluar lagi. Hal ini terjadi mungkin karena jarak rumah dan kantor saya yang jauh, sekira 60 kilometer. Dari sejak itu saya sering makan jamu gendong untuk menguatkan badan sekaligus menambah kesuburan (jamu kunyit asam dan sirih).

Siklus haid saya normal (25-28 hari), namun kadang lebih pendek jika saya sedang kecapekan. Kami melakukan hubungan suami-istri tiga kali seminggu, dan sperma suami tampaknya normal (kental, warna putih krem).

Dua bulan yang lalu saya mengetahui bahwa saya mengalami turun berok (posisi rahim turun) ketika saya melakukan pemijatan oleh seorang dukun beranak dan sekaligus mereposisi rahim saya ke posisi yang benar. Hal ini kemungkinan disebabkan saat kuliah saya sering turun naik tangga menuju ruang kuliah.

Kata orang, saya harus bed rest, agar fisik saya kuat dan siap untuk hamil. Untuk itu saya sudah pindah rumah dan sekarang jarak dari rumah ke kantor hanya 15 menit. Memang saya mengerti bahwa anak adalah karunia dari Tuhan dan kita hanya dapat berusaha dan berdoa. Namun saya sering merasa tidak enak hati apabila teman atau saudara, apalagi mertua menanyakan apakah saya sudah hamil atau belum.

Apakah aman minum jamu gendong? Apa saja yang dapat mempercepat kehamilan? Bagaimana gejala-gejala seseorang mengalami turun berok? Bagaimana mengobatinya? Terima kasih atas kesediaan dokter yang mau menjawab problem seks saya ini.

Jawaban:

Jika Anda telah menikah 1 tahun lebih dan Anda melakukan hubungan seksual secara teratur (dua sampai tiga kali per minggu ) dan tidak menggunakan kontrasepsi atau KB, maka Ima dan suami bisa dikatakan pasangan kurang subur atau infertilitas.

Penilaian kualitas sperma sebaiknya periksa ke laboratorium di klinik kesuburan bukan hanya dilihat kekentalannya saja.

Untuk jamu gendong pembuatannya secara tradisional dikhawatirkan mengandung aflatoxin dan lain sebagainya. Sementara turun berok, mungkin yang saya pahami hernia. Tapi di atas dikatakan posisi rahim turun?

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

February 22, 2008

Kelebihan Kontrasepsi Spiral

Masalah :

SALAM sejahtera dokter. Saya seorang ibu dengan dua orang anak balita. Anak saya yang pertama berusia dua tahun delapan bulan dan anak kedua berumur satu tahun dua bulan.

Bulan Agustus 2007 saya memasang kontrasepsi jenis spiral. Bulan-bulan berikutnya saya masih mendapatkan haid yang teratur. Dua bulan terakhir, Oktober sampai November 2007 saya tidak mendapatkan haid sama sekali. Apakah dengan menggunakan kontrasepsi spiral saya masih bisa hamil?

Sampai saat ini saya belum memeriksakan diri ke dokter kandungan, karena saya khawatir dinyatakan hamil lagi. Padahal dua anak saya masih balita. Selama menggunakan spiral ini saya tidak mendapatkan keluhan apapun. Bisakah dokter memberikan informasi kekurangan dan kelebihan dari pemakaian alat kontrasepsi ini.

Jawaban:

Kontrasepsi jenis apapun memang mempunyai angka kegagalan yang cukup bervariasi. Itu pun tergantung dari jenis kontrasepsinya, termasuk hal ini kontrasepsi ADR ( alat di dalam rahim), seperti spiral yang mengandung tembaga (cu) atau tipe klasik (lippes lope) dengan kegagalan berkisar dua persen.

Perlu diketahui wanita berhenti haid tidak selalu hamil, tetapi bisa pula disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal atau sebab lain.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

February 11, 2008

Suami Alami Gangguan Seksual

Masalah :

PERKENALKAN saya Liana Gunawan. Ada yang ingin saya tanyakan kepada dokter mengenai perilaku seksual suami saya. Belakangan ini, sekitar tujuh bulan yang lalu, suami saya mengalami gangguan seksual atau ejakulasi dini.

Kami baru menikah setahun lalu, akhir tahun 2006. Awalnya suami saya biasa saja saat melakukan hubungan seks, bisa bertahan lama, hingga saya mengalami orgasme, walaupun saya hanya beberapa kali mengalami orgasme. Mungkin sekitar lima sampai enam kali saja saya pernah mengalami orgasme dari sekian kali kami melakukan hubungan seks.

Hingga Juni 2007, suami saya mengalami ejakulasi dini. Mr P suami saya sulit mengalami ereksi hingga saya kesakitan tiap kali bersenggama.

Dari awal pernikahan kami, suami saya tidak pernah melakukan foreplay maupun afterplay. Setelah mengalami orgasme, suami tertidur langsung pulas, padahal saya belum merasa terangsang ataupun orgasme.

Setelah suami saya mengalami ejakulasi dini, saya mengajaknya untuk berkonsultasi dan berobat ke dokter. Tapi ternyata dia tidak mau, dengan alasan nanti juga sembuh sendiri.

Saat ini Mr P suami saya tidak bisa ereksi sama sekali, hingga ketika ia menginginkan hubungan intim, dia selalu saja memaksa Mr P-nya dimasukkan dalam lubang vagina saya, dengan bantuan tangannya. Hingga saya hanya bisa menggigit bibir saya karena sakit yang saya alami akibat perbuatannya itu.

Biasanya baru 1-2 kali sodokan, Mr P-nya sudah berdenyut-denyut, menandakan telah mencapai orgasme. Pernah sampai vagina saya mengeluarkan darah karena sakit yang teramat saya rasakan.

Apa yang seharusnya saya atau suami lakukan? Mohon bantuan dokter dan terima kasih.

Liana Gunawan

Jawaban:

Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi atau tidak terkendali sebelum dirinya atau pasangannya menginginkan.

Penanganan ejakulasi dini ditujukan pada penyebabnya, seperti emosi yang menggebu, kelemahan otot dasar panggul, infeksi kelenjar asesoris, sensitivitas yang terlalu tinggi, dan lain-lain.

Ejakulasi dini termasuk pengalaman seksual yang buruk bagi dirinya dan pasangan, sehingga dapat memengaruhi gairah, respons seksual, selanjutnya seperti disfungsi ereksi, dan lain sebagainya.

Diharapkan kehidupan seksual yang harmonis ialah kehidupan seksual yang menyenangkan dan dapat dinikmati bersama oleh kedua pihak sebagai pasangan.

Penyebab kehidupan seksual tidak harmonis adalah komunikasi seksual tidak baik dengan pasangan, pengetahuan seksual tidak benar, dan gangguan fungsi seksual pada salah satu pihak atau kedua pihak.

Sakit waktu senggama merupakan pengalaman seksual yang buruk pula bagi dirinya maupun pasangannya. Keadaan ini dapat terjadi karena wanitanya belum terjadi respons seksual sempurna, seperti perlendiran, pemanjangan, pelunakan, dan penggelembungan vagina, atau memang ada infeksi atau penyakit tertentu, sehingga untuk mengatasinya Anda bersama pasangan dianjurkan konsultasi ke dokter.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Efek Negatif Mengonsumsi Pil KB

Masalah :

PERKENALKAN saya Eti Hartini (28), karyawati di sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Saya sudah menikah dan mempunyai satu anak yang kini berusia 16 bulan. Anak saya lahir melalui proses caesar.

Saat ini saya memakai alat kontrasepsi pil KB, sebagai anjuran dari dokter yang saya kunjungi. Saya tidak diperbolehkan memakai kontrasepsi spiral karena sejarah medis saya yang pernah menjalani operasi kista ovarium. Kata dokter, kalau saya memakai alat kontrasepsi spiral maka akan menyulitkan saya untuk mendapatkan momongan lagi.

Saya pernah coba untuk tidak mengkonsumsi pil KB, tapi malah berakibat pada siklus menstruasi saya menjadi tidak teratur.

Saya pernah coba menghentikan konsumsi pil KB dan akibatnya siklus menstruasi saya jadi tidak teratur. Apakah efek dari mengonsumsi pil KB memang begitu? Berbahayakan bila melahirkan di atas umur 35 tahun dengan proses caesar? Terima kasih atas bantuan dan saran dokter.

Eti Hartini

Jawaban:

Pil KB prinsipnya ada dua macam, yang isinya tunggal atau satu macam hormon dan yang isinya dua macam hormon dengan pemberian sequensial.

Biasanya yang isinya dua macam hormon dan diberikan sequensial menyebabkan haid teratur, tetapi yang isinya tunggal atau satu macam hormon menyebabkan haid berhenti atau tidak teratur.

Melahirkan dengan caesar relatif aman walaupun usianya lanjut. Asalkan, tidak ada penyulit atau penyakit yang mengganggu operasi atau pembiusan. Tetapi yang dikhawatirkan prosentase kelainan janin, yang disebabkan kelainan jumlah kromosom yang akan meningkat dengan bertambahnya umur ibu.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

 

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Selalu Kesakitan Saat Berhubungan Seks

Masalah :

SELAMAT pagi dokter. Perkenalkan saya Wisnu, usia 30 tahun. Saya ingin meminta saran dari dokter atas persoalan yang kami alami.

Saya berkeluarga sudah tiga tahun dan mempunyai satu putri. Selama ini saya dan istri jarang sekali melakukan hubungan intim. Paling tidak satu bulan sekali dengan alasan setiap melakukan hubungan intim istri saya merasa sakit dan sama sekali tidak menikmatinya.

Terus terang dalam jangka waktu tersebut saya sungguh berat sekali menerimanya. Apakah ada masalah dengan istri saya dokter? Langkah apa yang harus kami lakukan terutama saya sebagai suami?

Selanjutnya anak saya sekarang sudah berusia hampir dua tahun. Saya ingin memiliki anak lagi, tapi idealnya di usia anak saya ke berapa? Saya ingin menerapkan standar kedokteran.

Demikian yang dapat saya tanyakan, besar harapan kami dokter dapat membantu menjawab pertanyaan dari kami. Atas penjelasannya kami ucapkan terima kasih.

Wisnu

Jawaban :

Sakit waktu senggama merupakan pengalaman seksual yang buruk bagi Anda dan pasangan. Sebaiknya segera periksakan ke dokter dan cari penyebabnya, serta selesaikan masalah tersebut.

Usia ibu yang ideal untuk hamil adalah 20 sampai 30 tahun. Sementara untuk jarak antara anak satu dan berikutnya, sebaiknya lebih kurang tiga tahun.

Salam

dr Nugroho Setiawan, Ms, SpAnd
Rumah Sakit Internasional Bintaro
Jalan Thamrin Bintaro Sektor 9 Tangerang
Telepon (021) 7455500

Sumber : Okezone.com

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment