October 12, 2007
Anak Sering SESAK
Kasus:
"SAYA seorang ibu rumah tangga yang mempunyai dua orang anak. Anak pertama saya, perempuan berumur 11 tahun. Dia tumbuh dengan baik dan sehat. Prestasinya di sekolah juga baik. Anak kedua saya laki-laki berumur 7 tahun. Sebenarnya sejak kecil dia sehat, namun sejak masuk sekolah dasar setahun lalu dia sering tak dapat mengikuti kegiatan olahraga karena mudah lelah. Apalagi jika kegiatan olahraga tersebut merupakan kegiatan yang memerlukan aktivitas jasmani berat seperti lari. Akibatnya, dia sering tak dapat mengikuti kegiatan olahraga di sekolah. Saya mengonsultasikan keadaan anak saya ke dokter langganan. Anak saya sedikit kurus dan sebenarnya dokter langganan kami ini merupakan dokter langganan baru karena kami sekeluarga baru pindah setahun ini ke Jakarta. Oleh dokter ini anak saya dikonsulkan ke dokter spesialis jantung. Anak saya kemudian harus menjalani pemeriksaan rekam jantung dan ultrasonografi. Dokter jantung mencurigai anak saya mengalami penyempitan pada katup jantung. Dia menganjurkan agar anak saya melanjutkan pemeriksaan lebih teliti. Ketika saya tanyakan apakah kelainan jantung anak saya dapat diobati, dokter mengatakan kelainan ini memerlukan tindakan operasi. Saya amat terkejut ketika mendengar anak saya harus dioperasi jantungnya. Dia masih kecil, tentu dia akan takut sekali dioperasi. Sepengetahuan saya, penyakit jantung biasanya menyerang orang yang sudah berusia lanjut. Apa yang menyebabkan anak saya yang masih kecil sudah terkena sakit jantung? Mungkinkah dia hanya diobati dengan obat saja tanpa operasi? Apakah operasi jantung pada anak sudah cukup banyak dilakukan di Indonesia? Bagaimana hasilnya? Terima kasih atas penjelasan dokter dan saya amat menantikan penjelasan dokter."
(Rosma Jakarta)
Jawab:
Secara garis besar, gangguan fungsi jantung dapat disebabkan oleh cacat bawaan, gangguan katup jantung, dan gangguan pembuluh darah koroner. Penyakit jantung bawaan banyak dialami oleh bayi yang baru lahir, sedangkan penyakit katup jantung biasanya disebabkan oleh infeksi.
Penyakit katup jantung sering dialami oleh anak dan orang dewasa muda. Sedangkan gangguan aliran pembuluh darah koroner-penyakit ini sering juga disebut penyakit jantung koroner-banyak ditemukan pada orangtua.
Karena masyarakat lebih sering mengenal penyakit jantung koroner, maka penyakit jantung sering diidentikkan dengan penyakit jantung koroner. Di rumah sakit jantung Harapan Kita Jakarta, penyakit yang sering dirawat adalah penyakit jantung koroner diikuti oleh penyakit katup jantung dan penyakit jantung bawaan.
Sebenarnya penyakit katup jantung banyak didapati di masyarakat, namun orangtua mungkin kurang mengenali penyakit ini sehingga terabaikan. Cacat bawaan pada jantung terjadi akibat adanya gangguan pertumbuhan jantung janin. Cacat ini dapat berupa kebocoran sekat bilik, sekat serambi jantung, atau pembuluh darah jantung.
Gangguan katup jantung berupa penyempitan atau kebocoran katup jantung. Pada jantung terdapat empat buah katup utama yakni mitral, trikuspid, aorta, dan pulmonal. Gangguan katup jantung berhubungan dengan riwayat infeksi tenggorok yang disebabkan oleh kuman streptokokus.
Kemudian timbul keadaan yang disebut demam rematik. Gejala demam rematik adalah demam dan nyeri sendi yang berpindah. Jika tak diobati dengan baik dapat terjadi radang pada katup jantung dan proses radang ini dapat menimbulkan penyempitan atau pelebaran katup jantung.
Gangguan katup jantung akan mengganggu aliran darah dari serambi ke bilik jantung. Akibatnya jika timbul gangguan yang berat adalah sesak napas, terbangun di malam hari karena sesak. Jika tidur, anak harus menggunakan bantal tinggi. Pada pemeriksaan, dokter akan mendengarkan kelainan bunyi jantung, mendapatkan pembengkakan hati, bahkan juga mungkin sembap pada kaki.
Untuk menunjang diagnosis penyakit katup jantung dapat dilakukan pemeriksaan foto rontgent dada, elektrokardiografi (EKG), dan ekokardiografi. Jika perlu, dilanjutkan dengan penyadapan jantung kanan dan kiri dengan angiografi. Jika diagnosis telah ditegakkan dengan baik, dapat direncanakan terapi yang tepat.
Gangguan katup jantung ringan mungkin memang tidak menimbulkan gejala yang mengganggu dan anak dapat tumbuh sampai dewasa dengan tidak banyak mengalami kesulitan. Namun jika gangguan cukup berarti, maka dapat dipertimbangkan operasi.
Tindakan operasi merupakan pilihan pada kelainan katup jantung. Dengan tindakan operasi, kelainan katup tersebut dapat diperbaiki. Sedangkan obat hanya dapat mengurangi gejala yang timbul akibat kelainan katup jantung.
Kelainan katup jantung pada anak sering ditemukan di Indonesia. Anda tidak sendiri. Sudah cukup banyak anak dengan gangguan katup jantung yang dapat ditolong dengan baik sehingga dapat melakukan aktivitas secara biasa.
Operasi katup jantung telah lama dilaksanakan di Indonesia dan jumlahnya juga sudah banyak. Operasi ini tidak hanya dapat dilakukan di Jakarta, tapi juga di kota besar lain di Indonesia.
Memang salah satu kendala yang dihadapi pada penatalaksanaan penyakit katup jantung adalah biaya operasi yang masih mahal. Namun, dengan dukungan berbagai lembaga kemanusiaan sekarang ini semakin banyak anak dengan kelainan katup jantung yang telah dioperasi.
Untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai operasi katup jantung ini Anda dapat menghubungi Pusat Jantung Nasional RS Harapan Kita Jakarta, Unit Layanan Jantung Terpadu RS Cipto Mangunkusumo Jakarta atau Yayasan Jantung Indonesia.
Nah, mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi Anda dan dapat mengurangi kekhawatiran Anda. Saya doakan agar anak Anda tumbuh dan berkembang dengan baik bersama anak-anak Indonesia lainnya dan menjadi harapan Indonesia membangun masa depan.
dr Samsuridjal Djauzi
Sumber : Kompas Cybers Media
Tags: Dr Samsuridjal Djauzi, jantung, kompas






