Amazon.com Widgets

January 7, 2008

Tak Suka Foreplay

Masalah :

Dokter Ryan yang perhatian,

Saya ibu rumah tangga, memiliki 3 anak. Selama ini hubungan saya dan suami, terasa tak menyenangkan.Setiap bersentuhan dan berpelukan, saya kemudian merasakan ciumannya tidak lembut, cenderung kasar.  Saya ingin buru-buru menyudahi pemanasan (foreplay)  itu. Kenapa sih, suami saya tak langsung  melakukan hubungan intim. Kenapa ia lebih suka berlama-lama?  Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan seks, saya lebih suka melakukan orgasme.  Pada saat orgasme,  saya bisa berkhayal sesuka hati saya.  Dok apakah yang saya lakukan ini salah? Mohon bantuannya dok? 

Riana Sutra Dewi – Bogor

 
Jawaban :

Pemanasan atau foreplay sebenarnya hal yang biasa dilakukan sebelum melakukan hubungan inti yang sesungguhnya. Pemanasan ini  diperlukan untuk merangsang tubuh agar bisa menerima aktifitas seks berikutnya.  Tapi pemanasan tak harus selalu ada di setiap hubungan seks. Sebab pemanasan dilakukan, bila kedua pasangan  merasa memiliki waktu yang cukup, dan bila mereka menginginkannya. Anda dan pasangan  sebaiknya bersabar menerima pemanasan ini. Karena kalian akan menerima sesuatu yang lebih menyenangkan.

Jika Anda berdua bisa menikmati hubungan seks saja, sudah jelas  tidak membutuhkan “lebih banyak” pemanasan. Kondisi Anda dan suami akan jadi tak enak  bila “pemanasan” dirasakan tindakan yang memboroskan waktu, seperti memanaskan mesin mobil sebelum Anda berangkat menuju suatu tempat.

Bila ini yang terjadi, Anda dan pasangan  sebaiknya  mengkoreksi diri, mengapa  pemanasan jadi sesuatu yang tak menyenangkan?  Mungkin karena Anda dan pasangan berpikir, pemanasan adalah buang-buang waktu saja. Ataukah di antara kalian berdua, lebih suka orgasme, ketimbang berbagi kenikmatan intim? Biasanya kebiasaan orgasme, membuat kenikmatan bersama terasa tak menyenangkan. 

Jika masalahnya  Anda berpikir membuang waktu saja, hal ini bisa diselesaikan dengan komunikasi.  Jika karena  lebih suka orgasme ketimbang  menikmati kebersamaan, nampaknya Anda butuh bantuan  profesional.

Jelaskan kepada suami, apa yang Anda inginkan dalam berhubungan.  Dengan adanya komunikasi yang baik, sentuhan, dan pendekatan yang telah dikompromikan, maka akan menghasilkan sebuah hasil yang memuaskan. Anda berdua pasti dapat menikmati apa yang sebanarnya diiginkan tanpa ada yang merasa dirugikan. 

Dr. Ryan Thamrin  

Sumber : Wanita Indonesia

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment