Amazon.com Widgets

December 3, 2007

Batuk yang Tak Kunjung Sembuh

Masalah :

Yth. Bapak ,

Sudah lebih dari empat tahun saya mengalami batuk-batuk yang rasanya sulit untuk disembuhkan. Gejala penyakit yang saya rasakan adalah batuk yang disertai dahak terutama pagi hari dan dada terasa berat serasa sulit untuk bernapas. Dan selama itu pula saya selalu bolak balik ke dokter untuk mengobatinya. Tapi yang saya rasakan keadaan sakit malah makin berat saja. Dan menurut dokter saya mengindap bronchitis kronis.

Yang jadi pertanyaan saya adalah: Kenapa saya mengalami brokintis ini, dulunya saya memang seorang perokok. Semenjak tamat kuliah rata-rata dalam satu hari bisa menghabiskan 2 bungkus rokok kretek. Apakah saya bisa sembuh dari bronchitis dan menurut Bapak bagaimana caranya?.
Demikian saja, dan atas jawaban yang Bapak berikan saya haturkan terima kasih. Wassalam.

Kierfly F. – 32 thn.

Jawaban :

Sdr. Kierfly yang saya hormati,

Bronchitis adalah peradangan yang terjadi pada batang tenggorokkan dan mengakibatkan keluarnya lendir. Adanya lendir ini membuat tubuh bereaksi batuk-batuk yang merupakan mekanisme untuk membersihkan lendir. Keadaan ini akibat dari meradangnya saluran napas yang menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru (bronchus).

Peradangan yang terjadi didaerah ini disebabkan oleh basil atau virus dan berbagai zat polutan seperti zat kimia dari rokok atau asap rokok dan unsur polusi lainnya. Penyakit ini dibagi menjadi dua macam, yakni bronchitis biasa dan bronchitis kronis (menahun). Keduanya termasuk penyakit yang menular. Pada bronchitis biasa penyebab utamanya adalah basil, tidak ada unsur alergi dari si penderita.

Apabila peradangan yang terjadi berlangsung terus-menerus selama 2 tahun yang ditandai dengan batuk-batuk disertai dahak yang berlebihan seperti yang bapak alami ini disebut dengan bronchitis kronis. Gejala sakit lainnya yang biasanya di rasakan penderita adalah : munculnya rasa nyeri dan panas di bagian dada, mengalami kesulitan bernapas, suhu tubuh meninggi akibat peradangan, dan terkadang disertai dengan gejala batuk yang mirip gejala asma.

Sedangkan pada bronchitis kronis biasanya ditemukan unsur alergi  dari si penderita serta adanya faktor turunan yang mempengaruhinya. Bronchitis kronis termasuk penyakit sumbatan paru menahun yang bersifat makin lama makin bertambah hebat keluhannya. Kebiasaan mengisap rokok merupakan faktor pendukung timbulnya bronchitis kronis.

Resiko ini sangat ditentukan oleh jumlah rokok yang dihisap. Lamanya menjadi seorang perokok, cara menghisapnya serta jenis rokok yang dihisapnya. Semakin lama dan semakin banyak frekwensi merokok, semakin tinggi resiko terkena penyakit pernafasan. Tapi yang sangat perlu sekali diwaspadai akibat zat beracun dari rokok adalah timbulnya keganasan dari suatu penyakit, terutama pada organ paru-paru.
Keganasan tersebut disebabkan oleh adanya virus dan sel kanker yang menyerang organ pernapasan tersebut. Keadaan ini tentu sangat berbahaya sekali karena sering berakhir pada kematian. Sedangkan perokok pasif juga merasakan dampak yang jelek akibat asap rokok tersebut, yang juga bisa terkena penyakit pernapasan.

Agar tidak memberatkan atau memperparah keadaan, si penderita diharuskan untuk berhenti dari merokok. Menurut hemat saya keadaan yang bapak alami ditimbulkan dari kebiasaan merokok bapak pada masa lalu yang membawa dampak yang jelek dan menjadi pemicu utama dari bronchitis juga didapati adanya unsur alergi dan kemungkinan adanya faktor keturunan perlu untuk telusuri.
Saran saya sebaiknya hindari untuk berada pada lingkungan yang berpolutan, seperti asap rokok, ruangan yang berdebu.

M  Anofi

 

Sumber : Batam Pos

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment