January 9, 2008
Berat Badan Kurang
Tanya:
Anak saya umur empat tahun tiga bulan, tetapi beratnya 13 kg tinggi 108 cm. Dia kurus, tetapi makan teratur dan minum susu. Mengapa masih seperti anak tidak pernah dikasih makan? Mohon penjelasan.Terima kasih.
Lila
Jakarta
Jawaban :
Yang terhormat sdri Lila,
Anak umur empat tahun tiga bulan biasanya mempunyai berat badan 16,9 kg dan tinggi badan 105,2 cm. Berat badan anak Anda kurang dari standar berat badan untuk anak seusianya, tetapi tinggi badan lebih dari standar tinggi badan anak seusianya.
Anak tinggi badan 108 cm biasanya mempunyai berat badan 18 kg. Oleh karena itu, anak Anda terlihat sangat kurus dibandingkan dengan anak-anak seusianya.
Berat badan anak kurang dari standar berat badan untuk anak seusianya bisa disebabkan ketidakseimbangan seluler antara asupan zat gizi dan energi terhadap kebutuhan tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan dan pemeliharaan fungsi spesifik.
Anak Anda kurus, padahal sudah makan teratur dan ditambah susu, bisa disebabkan banyak faktor, di antaranya gangguan penyerapan makanan. Selain itu, penggunaan zat gizi dan pengeluaran zat gizi berlebihan juga merupakan penyebab ketidakseimbangan asupan zat gizi dengan pengeluaran zat gizi, sehingga anak kurus.
Gangguan penyerapan makanan sering terjadi pada anak-anak kurus, ini pun disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor penyebab gangguan penyerapan makanan pada anak yang sering luput dari perhatian kita adalah pemberian dosis susu berlebihan, sehingga susu menjadi kental.
Anda boleh memberikan susu pada anak, 3-4 kali per hari, tetapi dosis susu jangan terlalu kental. Anda bisa mengurangi dosis susu bubuk yang tertera atau tertulis pada label susu, misalnya empat takar susu bubuk untuk 150 cc air, maka Anda bisa memberikan tiga takar susu bubuk saja.
Anda bisa meneruskan pola makan teratur saat ini sesuai jadwal/waktu makan yang sudah Anda buat. Makan utama tiga kali, makanan selingan tiga kali dan minum susu 3-4 kali yaitu kira-kira pukul berapa saja anak Anda bisa mengonsumsi makanan utama, makanan selingan dan minum susu.
Nasi atau makanan pokok lain bersama lauk pauk hewani, lauk pauk nabati dan sayuran berbagai olahan bisa dikonsumsi saat makan utama. Buah-buahan atau makanan kecil bisa dikonsumsi saat makanan selingan.
Namun, anak Anda tidak boleh mengonsumsi makanan yang menggunakan bumbu-bumbu merangsang, seperti cabai, merica, asam, vetsin. Makanan dan minuman olahan yang dikemas dalam plastik, kaca/botol dan kaleng sebaiknya juga tidak diberikan kepada anak Anda.
Apabila cara-cara tersebut di atas masih juga tidak dapat meningkatkan berat badan anak Anda, Anda dapat menemui dokter spesialis anak konsultan gizi (SpA.K) atau dokter spesialis gizi klinik (SpGK).
dr. Dadang Arief Primana - Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga
Sumber : Bisnis.com
Tags: Berat Badan Kurang, Bisnis.com, Dr Dadang Arief Primana






